« لاَ يُلْدَغُ الْمُؤْمِنُ مِنْ جُحْرٍ وَاحِدٍ مَرَّتَيْنِ »

“Tidak layak bagi seorang yang beriman untuk disengat hewan berbisa sebanyak dua kali dari satu lubang”. (muttafaqun ‘Alaih).

https://www.nahimunkar.org/said-aqil-siradj-sebut-goblok-warga-nu-yang-tidak-hidupkan-syiar-syiah/

Di samping itu soal syiah, Said Aqil Siradj tampak begitu nekatnya dalam membelanya. Padahal syiah itu musyrik menurut hadits.

Cara Menghadapi Bahaya Syiah Menurut Hadits

حَدَّثَنَا أَبُو سَعِيدٍ الْأَشَجُّ، حَدَّثَنَا ابْنُ إِدْرِيسَ، عَنْ أَبِي الْجَحَّافِ دَاوُدَ بْنِ أَبِي عَوْفٍ، عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ عَمْرٍو الْهَاشِمِيِّ، عَنْ زَيْنَبَ بِنْتِ عَلِيٍّ، عَنْ فَاطِمَةَ بِنْتِ مُحَمَّدٍ، قَالَتْ: نَظَرَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِلَى عَلِيٍّ فَقَالَ: «هَذَا فِي الْجَنَّةِ، وَإِنَّ مِنْ شِيعَتِهِ قَوْمًا يَعْلَمُونَ الْإِسْلَامَ، ثُمَّ يَرْفُضُونَهُ، لَهُمْ نَبَزٌ يُسَمَّوْنَ الرَّافِضَةَ مَنْ لَقِيَهُمْ فَلْيَقْتُلْهُمْ فَإِنَّهُمْ مُشْرِكُونَ» مسند أبي يعلى الموصلي (12 / 116): 6749 –  [حكم حسين سليم أسد] : إسناده صحيح

Nabi -Shalallahu alaihi wa salam- melihat kepada Ali -Radiallahuanhu- lalu berkata: “Ini (maksudnya adalah Ali) ada di surga, dan diantara syiahnya ada satu kaum yang mengerti Islam kemudian menolaknya, mereka memiliki tanda disebut rafidhah, barang siapa bertemu mereka maka bunuhlah (diriwayat lain perangilah) sesungguhnya mereka itu musyrik.”

Husain Salim Asad menghukuminya: sanadnya shahih. Abu Ya’la, Bazzar, Thabrani meriwayatkan sabda Nabi -Shalallahu alaihi wa salam-:

كُنْتُ عندَ النَّبيِّ صلَّى اللهُ عليه وسلَّم وعندَه عليٌّ فقال النَّبيُّ صلَّى اللهُ عليه وسلَّم يا عليُّ سيكونُ في أمَّتي قومٌ ينتَحِلونَ حبَّ أهلِ البيتِ لهم نَبْزٌ يُسمَّونَ الرَّافضةَ قاتِلُوهم فإنَّهم مشرِكونَ

الراوي: عبدالله بن عباس المحدث: الهيثمي – المصدر: مجمع الزوائد – الصفحة أو الرقم:10/25
خلاصة حكم المحدث: إسناده حسن‏‏ (Dorar.net/hadith)

Aku (Abdullah bin Abbas) dulu di sisi Nabi shallalahu ‘alaihi wa sallam dan di sisinya ada Ali, maka beliau berkata: “Wahai Ali akan ada dalam umatku kaum yang madzhabnya adalah “cinta ahlul bait” mereka memiliki tanda (gelar) mereka disebut Rafidhah, perangilah mereka karena mereka musyrik.” (al-Haitsami berkata: Thabrani berkata: dan sanadnya hasan. Al-Sunnah karya ibnu Abi Ashim dicetak bersama Zhilal al-Jannah, takhrij Syaikh al-Albani, 2/476)

Abdullah bin Imam Ahmad berkata: saya Tanya ayah saya: siapakah Rafidhah?: beliau berkata: yaitu orang-orang yang mencela atau mencaci Abu Bakar dan Umar.” (al-Sunnah, Abdullah bin Ahmad, 1273)

Posted on Nov 16th, 2014

by nahimunkar.com

Nekatnya Said Aqil Siradj dalam membela syiah, ini di antara beritanya.

***

Said Aqil Siradj Sebut Goblok Warga NU yang Tidak Hidupkan Syiar Syiah

https://www.nahimunkar.org/said-aqil-siradj-sebut-goblok-warga-nu-yang-tidak-hidupkan-syiar-syiah/

Posted on Dec 18th, 2014

by nahimunkar.com

said aqil siroj-05

Dalam salah satu ceramah tertutup, Said Aqil Siradj, menampakkan dengan jelas keyakinannya tentang Syiah. Hal ini berbeda dengan sikapnya di hadapan publik yang selalu membantah dirinya Syiah.

Di hadapan jamaah, Ketua Umum PBNU ini, mengajak agar jangan sampai peringatan Asyura dan Arba’in Imam Husein ditinggalkan, karena menurutnya hal itu adalah al-baqiyaat al-shalihaat, perkara shalih yang tersisa.

Selain itu dia juga mengajak untuk selalu mengenang Syuhada Karbala’. Bahkan mengatakannya sebagai shoutul haq, suara kebenaran. Dimana semua ini merupakan Syi’ar aliran sesat Syiah.
bukti videonya :

https://www.youtube.com/watch?feature=player_embedded&v=nNCq_9RWL5M

Yang lebih menyakitkan, ketika dia menyebut GOBLOK warga nahdliyyin yang tidak mengenal dan menghidupkan syiar-syiar aliran sesat Syiah ini. (Ibnu Ahmad/lppimakassar.com).

***

Jelas Beda: Hari Asyura, Islam Sunnahkan Puasa; Syiah Kobarkan Ratapan ala Jahiliyah

Muslim-Vs-Syiah

Keterangan Photo:
Atas: Kaum muslimin dari berbagai penjuru dunia sedang buka puasa bersama pada 10 Muharram di Masjid Nabawi, Madinah.
Bawah: Kaum Syi’ah sedang menghukum dirinya sendiri, akibat hinaan dan tuduhan mereka kepada para sahabat dan isteri-isteri Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Via: Dukung MUI Keluarkan Fatwa Syi’ah Sesat Dan Haram Di Indonesia

(nahimunkar.com)

(Dibaca 6.122 kali, 1 untuk hari ini)