Dalam salah satu ceramah tertutup, Said Aqil Siradj, menampakkan dengan jelas keyakinannya tentang Syiah. Hal ini berbeda dengan sikapnya di hadapan publik yang selalu membantah dirinya Syiah.

Di hadapan jamaah, Ketua Umum PBNU ini, mengajak agar jangan sampai peringatan Asyura dan Arba’in Imam Husein ditinggalkan, karena menurutnya hal itu adalah al-baqiyaat al-shalihaat, perkara shalih yang tersisa.

Selain itu dia juga mengajak untuk selalu mengenang Syuhada Karbala’. Bahkan mengatakannya sebagai shoutul haq, suara kebenaran. Dimana semua ini merupakan Syi’ar aliran sesat Syiah.
bukti videonya :

https://www.youtube.com/watch?feature=player_embedded&v=nNCq_9RWL5M

Yang lebih menyakitkan, ketika dia menyebut GOBLOK warga nahdliyyin yang tidak mengenal dan menghidupkan syiar-syiar aliran sesat Syiah ini. (Ibnu Ahmad/lppimakassar.com).

***

Jelas Beda: Hari Asyura, Islam Sunnahkan Puasa; Syiah Kobarkan Ratapan ala Jahiliyah

Keterangan Photo:
Atas: Kaum muslimin dari berbagai penjuru dunia sedang buka puasa bersama pada 10 Muharram di Masjid Nabawi, Madinah.
Bawah: Kaum Syi’ah sedang menghukum dirinya sendiri, akibat hinaan dan tuduhan mereka kepada para sahabat dan isteri-isteri Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Via: Dukung MUI Keluarkan Fatwa Syi’ah Sesat Dan Haram Di Indonesia
(nahimunkar.com)