Said Didu: Segera Turunkan Harga BBM 30-35%, Jangan Menumpuk Laba dengan Memeras Rakyat, Tidak Berkah



Mantan Sekretaris Kementerian BUMN Muhammad Said Didu juga menyuarakan agar pemerintah menurunkan harga BBM lantaran harga minyak dunia menurun tajam.

Menurut perhitungannya harga BBM semestinya bisa diturunkan 30-35 persen dari harga sekarang.

Said Didu mengingatkan dengan tidak diturunkannya harga BBM artinya pemerintah mengambil untung berlipat dari rakyat. Dan itu pasti tidak akan berkah duit seperti itu.

“Pak Menteri BUMN @erickthohir dan Dirut @pertamina yth, segeralah turunkan harga BBM.
Tidak berkah menumpuk laba dg memeras rakyat yg sedang menderita. Perhitungan saya, @pertamina tetap untung walau menurunkan harga sktr 30 – 35 %,” kata Said Didu di akun twitternya.

DPR Tuntut Pemerintah Turunkan Harga BBM

Tuntutan penurunan harga BBM juga sudah disuarkan oleh anggota DPR.

Di tengah wabah corona, anggota Komisi VI DPR Andre Rosiade bela-belain datang ke ruang sidang DPR untuk menuntut Pertamina turunkan harga BBM.

“Saya datang ke ruang sidang ini karena rakyat semua berteriak, makanya saya ambil risiko datang ke ruang komisi,” kata Andre yang mengenakan masker hitam di ruang sidang di DPR, Kamis (16/4/2020).

“Dengan harga per barel itu sudah di bawah 30 Dolar, seharusnya Ibu (Dirut Pertamina, red) bicara dengan Menteri ESDM untuk menurunkan harga BBM. Ini kan hanya 3 bulan, Bu, masa 3 bulan Pertamina nggak mau rugi sedikit, kalau kurang tinggal minta dengan Pemerintah, karena sekarang rakyat benar-benar merasakan susah,” tutur politisi Gerindra ini, seperti dilansir detikcom.

Diketahui, Komisi VI DPR pada Kamis (16/4/2020) menggelar rapat dengan PLN, Pertamina dan PGN. Rapat berlangsung secara virtual pada pukul 11.20 WIB hingga 15.00 WIB.

Pak Menteri BUMN @erickthohir dan Dirut @pertamina yth, segeralah turunkan harga BBM.
Tidak berkah menumpuk laba dg memeras rakyat yg sedang menderita.
Perhitungan saya, @pertamina tetap untung walau menurunkan harga sktr 30 – 35 %. https://t.co/GQ68Yx4mcp

— Muhammad Said Didu (@msaid_didu) April 16, 2020

Diketahui harga pertamax:
Th 2012:
Harga Rp 10200.
Harga minyak dunia 89 $.
Kurs $ 9700.

Sekarang:
Harga Rp. 9000.
Harga minyak 19 $.
Kurs $ 15.700.

dgn perbandingan di atas harga pertamax setelah penyesuaian harga & kurs harusnya RP 3400 + percaloan dll msh untung dijual 5000.

— txtdarigue (@saincis) April 16, 2020

[portal-islam.idJumat, 17 April 2020  Berita Nasional

(nahimunkar.org)

(Dibaca 215 kali, 1 untuk hari ini)