BACAKABAR.com – JAKARTA – Warga Luar Batang Jakarta Utara masih sakit hati atas kebijakan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) beberapa waktu lalu. Karena sakit hati itu pula mereka menolak sapi sumbangan Ahok, yang dikirim Minggu (11/9/2016).

Penolakan itu disampaikan oleh Sekretaris Masjid Luar Batang, Mansur Amin saat dihubungi wartawan, di Jakarta, Senin (12/9/2016). Mansur mengatakan, keputusan penolakan muncul setelah pengurus masjid bersama tokah masyarakat Luar Batang membicarakan sumbangan tersebut.

Dari pembicaraan ini diputuskan,  pengurus masjid dan warga menolak sumbangan itu karena menilai kebijakan Ahok telah menyakiti hati masyarakat Jakarta, khususnya warga Luar Batang.

Mansur menjelaskan, Ahok menyumbang dua ekor sapi kepada warga Luar Batang, yang dikirim ke masjid setempat. Sapi-sapi itu tiba ke Masjid Luar Batang pada Minggu (11/9/2016). Setelah warga memutuskan menolak, hari itu juga sapi kiriman Ahok tersebut langsung dikembalikan.

Pada bagian lain Mansur menjelaskan, Ahok baru pertama kali menyumbang sapi kepada warga Luar Batang. Sejak menjabat wakil gubernur hingga ditunjuk sebagai gubernur, tak sekali pun Ahok menyumbang sapi ke Masjid Luar Batang. (plt)[teropongsenayan]/ http://www.bacakabar.com/

Pilih Gubernur Muslim

***

“Kami menolak sumbangan sapi tersebut,” kata Daeng Mansur Amin, Senin (12/9/2016).

Selain menolak sapi pemberian Ahok, Daeng Mansur berharap, agar Pilkada 2017 mendatang, melahirkan seorang gubernur muslim.

“Demikian penyampaian kami, kiranya informasi ini semoga ke depan DKI dipimpin oleh gubernur muslim,” ujar Daeng, Senin (12/9/2016)./ www.netralnews.com

Sapi Sumbangan Ditolak, Yusril: Ahok Bukan Orang Islam

 Bakal Calon Gubernur (Bacagub) Yusril Ihza Mahendra menyebut wajar bila warga luar batang menolak dua ekor sapi yang disumbangkan Gubernur Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) kepada warga luar Batang.

Pasalnya, Yusril menilai Ahok tidak mengerti arti dari berkurban yang sebenarnya dimana berkurban bukan menyumbang daging melainkan diniatkan untuk ibadah.

“Pak Ahok tuh salah mengerti, korban itu bukan nyumbang, korban itu orang karena keyakinan agamanya dia diwajibkan untuk berkorban bagi mereka yang mampu wajib Hukumnya,” tegas Yusril di Masjid At-Taqwa, Jagakarsa, Senin (12/9/2016).

Yusril mengaku bingung prihal maksud dan tujuan Ahok menyumbang dua ekor sapi tersebut. Sehingga dirinya menyebut wajar saja jika warga menolak sumbangan tersebut.

“Pak Ahok itu kan bukan orang Islam jadi istilah menyumbang sapi itu tidak ada, jadi saya tidak mengerti maksudnya apa dikira korban itu bagi-bagi daging, bukan begitu, korban itu ibadah kalo pak Ahok non muslim mau berkorban jadi tanda tanya juga anda ini berkorban apa. Menyumbang untuk siapa, kan jadi membingungkan, wajar saja warga menolak,” ungkap Yusril./ http://www.tigapilarnews.com/ Senin, 12 September 2016 12:11 WIB

(nahimunkar.com)

(Dibaca 1.904 kali, 1 untuk hari ini)