Jeddah – Para jamaah Masjidil Haram di Makkah dari berbagai negara kini tidak akan kesulitan untuk dapat membaca terjemahan Alquran dalam bahasa mereka. Menyambut Ramadan, otoritas Masjidil Haram menyediakan ratusan ribu mushaf Alquran dengan terjemahan dari 72 bahasa.

“Jumlah rak di dalam Masjidil Haram telah ditingkatkan menjadi 4.000 rak yang berisi 950.000 eksemplar Alquran dalam bahasa yang berbeda untuk jamaah membaca,” ujar Ali Hamid Al Nafji, seorang pejabat senior di Presidensi urusan Masjidil Haram, seperti dilansir Arab News, Rabu (25/6/2014).

Tidak hanya mushaf Alquran dalam bentuk cetakan, pengurus Masjidil Haram juga menyediakan Alquran dalam bentuk digital yang dapat diunduh oleh jamaah sesuai dengan bahasa masing-masing. Khusus untuk mushaf Alquran yang cetakan, jumlah rak di MAsjidil Haram dilipatgandakan.

“Kami telah mengembangkan satu sistem teknologi di mana setiap pengguna smartphone melalui aplikasi barcode reader dapat untuk mengunduh software Alquran di dalam Masjidil Haram dalam bahasa pilihan mereka,” kata Nafji.

“(Isinya) Alquran beserta tafsir dan terjemahan, tersedia untuk diunduh dengan sebagian besar bahasa utama di dunia, termasuk Sinhala, Telugu, Somalia dan Cina,” lanjutnya.

Selain menyediakan ratusan ribu mushaf Alquran dengan terjemahan dalam 72 bahasa, pemerintah Arab Saudi juga menyiapkan 2000 kamera pengintai di sekitar area MAsjidil Haram. Pengurus MAsjidil Haram juga telah mengumumkan nama-nama imam yang akan memimpin salat tarawih dan tajahud, seperti Abdulrahman Al-Sudais, Saud Al-Shuraim, Imam Abdullah Al-Johani, Maher Al-Muaiqly, Khaled Al-Ghamdi dan Bandar Baleelah selama bulan suci.

( rmd / rmd ) Ramdhan Muhaimin – detikRamadan, Kamis, 26/06/2014 07:39 WIB

(nahimunkar.com)

(Dibaca 542 kali, 1 untuk hari ini)