libanon

By on June 21, 2013
ARAB Saudi berencana mendeportasi warga Lebanon yang mendukung Syiah Hizbullah terkait peran kelompok militan Syiah itu dalam perang sipil di Suriah, kata utusan Suadi untuk Lebanon.Peringatan itu datang di tengah menonjolnya partisipasi Syiah Hizbullah dalam konflik di Suriah, di mana anggota kelompok Syiah tersebut berperang di sisi pasukan pemerintah Presiden Bashar Assad.

“Arab Saudi akan mendeportasi mereka yang secara finansial mendukung Hizbullah,” kata Duta Besar Ali Awad Assiri kepada Future TV Lebanon Rabu malam lalu.

Dia menambahkan bahwa Syiah Hizbullah memikul tanggung jawab penuh atas tindakan pembatasan baru-baru ini yang diadopsi oleh negara-negara Teluk Arab terhadap kelompok militan ini.

Dewan Kerjasama Teluk – yang meliputi Arab Saudi, Kuwait, Bahrain, Qatar, Oman dan Uni Emirat Arab – awal bulan ini mengatakan mereka akan mencabut izin tinggal bagi anggota Hizbullah yang berada di negara Teluk dan membatasi mereka melakukan transaksi keuangan dan bisnis.

“Ini adalah keputusan yang serius dan akan dilaksanakan secara rinci apakah dengan kedutaan di Beirut atau di kerajaan,” kata Assiri, tanpa menyebutkan kapan deportasi akan dimulai. “Tujuannya bukan untuk mempermalukan warga Lebanon atau membuat mereka berlutut.”

Pada bagiannya, Menteri Luar Negeri Lebanon Adnan Mansour mengatakan kepada wartawan hari Kamis kemarin bahwa ia telah melakukan kontak dengan pejabat negara Teluk terkait atas masalah ini dan ia menolak tuduhan bahwa Syiah Hizbullah akan dijadikan bertanggung jawab atas langkah deportasi, terkait jika benar deportasi dilakukan.(fq/islampos/AP)

(nahimunkar.com)

(Dibaca 472 kali, 1 untuk hari ini)