Ilustrasi/ foto ask fm


… alasan yg sesungguhnya saya menolak jokowi 2 periode
Karena saya melihat & merasakan adanya Sistem dan kebijakan2 di rezim Jokowi yg tidak menguntungkan agama saya, Islam …

***

Jika ada yg tanya ; Apa alasan kalian Ingin ganti Presiden?

Mungkin tulisan ini bisa menjadi refrensi jika kita sulit mengungkapkan dgn kata2.

Bukan karena saya benci jokowi
Atau ada dendam pribadi…
Bukan karena saya lebih favorit prabowo…
Bukan pula karena pak Prabowo di dukung ulama…,
Karena klo bicara ulama/kyai, dibelakang jokowi pun ada ulama/kyai yg mendukungnya…

Jadi alasan yg sesungguhnya saya menolak jokowi 2 periode
Karena saya melihat & merasakan adanya Sistem dan kebijakan2 di rezim jokowi yg tidak menguntungkan agama saya, Islam …

_Ada kebijakan2 yg mendiskreditkan agama Islam …
_Ada sistem2 yg membahayakan agama Islam …
_Sistem yg mencoba menjauhkan umat Islam  dari syareat Islam …
_Sistem yg berupaya menjauhkan umat Islam  tanpa sadar secara perlahan lahan dari syareat Islam …

Dengan :
_Adanya aturan pengeras suara di masjid
_Adanya upaya penghapusan pelajaran agama di sekolah2
_Adanya larangan sholat di sekolah
_Adanya larangan takbir keliling
_Adanya aturan2 tentang materi khutbah di masjid
_Adanya penggolongn 200 orang mubaligh versi pemerintah
_Banyaknya penodaan agama Islam  baik oleh tokoh pemerintah maupun orang awam
_Banyaknya kasus persekusi terhadap ulama’ dan warga masyarakat yg tdk pro pemerintah
-banyaknya tenaga kasar dari jutaan orang cina masuk ke Indonesia. Sehingga pribumi jadi pengangguran di negara nya sendiri.

Itu semua merupakan bukti2 kuat dan nyata yg seharusnya bisa kita cerna dgn hati dan fikiran secara bijak, jika benar kita merasa Umat Islam  yg pandai… Maka sudah sepantasnya tidak memilih jokowi 2 periode…

Lihatlah kebaikan atau keuntungan apa yg bisa kita dapat untuk agama kita bila jokowi tetap presiden????
Yg ada kerugian, ulama di perkusi dan di kriminalisasi…
Jika kamu mengaku orang Islam  maka jangan cuma lihat keuntungan infrastruktur…. sementara agama dan aqidah kita dan anak2 kita terancam dalam bahaya…
_Keutuhan negeri terancam
_Persatuan umat Islam  terpecah

Maka jika kita merasa sebagai umat Islam  yg pandai jangan pilih pemimpin yg kebijakannya merugikan agama Islam …
Pilih pemimpin yg menguntungkan Islam  dan umat Islam …
Jadi jika nanti sekalipun Pak Prabowo terpilih lalu kebijakan atau sistem yg dibuatnya tidak memihak dan malah merugikan agama Islam …
Maka otomatis Saya tidak akan memilih beliau kembali jadi presiden.
Faham???

Via FB Bachtiar Kusuma (dalam komen di www.facebook.com/GantiPresident2019/ )

***

Akhirnya Resmi, ‘Perda Syariat Islam’ Di Cabut Oleh Presiden Jokowi… Oh Saeni, Itukah Agenda Dibalik Insidenmu???

Posted on 18 Juni 2016 – by Nahimunkar.com

Hapus Perda Syariah, Jokowi Menabuh Genderang Perang Terhadap Umat Islam!/ foto  beritaislamterbaru.org      

Ilustrasi/ foto ask fm

Hari ini (13/6) Presiden Joko Widodo resmi menghapus ribuan peraturan daerah (perda) dengan alibi menghambat pertumbuhan ekonomi dan bertentangan dengan peraturan yang dibuat pemerintah pusat.

“Saya sampaikan bahwa Mendagri sesuai dengan kewenangannya telah membatalkan 3.143 Perda yang bermasalah tersebut,” kata Jokowi, di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (13/6/2016).

Meskipun beralasan bahwa ribuan perda tersebut terdiri dari 4 kategori yang meliputi perda yang menghambat pertumbuhan ekonomi daerah, perda yang memperpanjang jalur birokrasi, perda yang hambat perizinan investasi dan menghambat kemudahan usaha, dan perda yang bertentangan dengan Undang-Undang, namun begitu kentara ada tendensi keras dengan alasan bertentangan dengan pemerintah pusat, perda syariah yang dianggap intoleran pun disikat.

Alibi razia warung makan yang dikemas dengan make up intoleran, jahat, tidak berkeprimanusiaan, akhirnya nyata terbongkar. Upaya media yang memerankan kejahatan ini sukses membuat dukungan publik untuk penghapusan perda, termasuk perda syariah di dalamnya. Akhirnya, ramadhan yang mulia berhujung sakit tak terperi bagi umat Islam. Akankah mereka sadar dan mulai berbenah bahwa Islam yang mereka pegang tidak hanya diamalkan dimushola dan masjid saja. Bukankah bulan ramadhan yang mulia ini sudah saatnya kita berjuang ramai-ramai, layaknya beragam peperangan dan penaklukan Islam yang sudah dicontohkan teladan kita, rasulullah saw?

Sumber: pos-metro/suaranews.com

(nahimunkar.org)

(Dibaca 3.052 kali, 1 untuk hari ini)