SBK: HRS dan FPI Jadi Target Dendam Taipan

6 Laskar FPI Tewas Ditembak Polisi, Amien Rais Beri Pesan untuk TNI-Polri: Fasilitas yang Anda pakai itu dari rakyat mu


Iring-iringan jenazah Laskar FPI, yang meninggal dunia di ujung senjata. (Ist)

 

***

 

SBK: HRS dan FPI Jadi Target Dendam Taipan

 

Habib Rizieq Syihab (HRS) dan Front Pembela Islam (FPI) menjadi target dendam taipan yang kalah di Pilkada DKI Jakarta 2017. HRS menjadi target masuk penjara atau dibunuh. 

 

Demikian dikatakan pengamat seniman politik Mustari atau biasa dipanggil Si Bangsat Kalem (SBK) dalam pernyataan kepada suaranasional, Kamis (10/12/2020). “Operator lapangan maupun penggalangan opini terlihat ada permainan taipan,” ungkapnya.

 

Kata SBK, taipan sangat marah jagoannya di Pilkada DKI Jakarta 2017 Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) kalah. “Dan HRS dan FPI dianggap yang bertanggung jawab atas kekalahan Ahok. Padahal taipan sudah mengeluarkan triliunan untuk Ahok,” papar SBK.

 

SBK mengatakan, publik sudah mengetahui, polisi terlihat kebingungan memberikan keterangan pers dalam kasus penyerangan Laskar FPI. “Pernyataan polisi yang berubah-ubah terkait pistol menunjukkan kasus penembakan Laskar FPI ada kesalahan,” jelas SBK. 

 

Pihak Propam yang memeriksa polisi terlibat penembakan enam Laskar FPI, kata SBK menunjukkan tindakan anggota korps berbaju coklat menyalahi aturan hukum. “Terlebih lagi kasus ini mendapat sorotan dunia internasional,” pungkas SBK. [suaranasional]

 

[PORTAL-ISLAM.ID] Kamis, 10 Desember 2020 BERITA POLITIK

***

6 Laskar FPI Tewas Ditembak Polisi, Amien Rais Beri Pesan untuk TNI-Polri: Fasilitas yang Anda pakai itu dari rakyat mu


Mantan ketua umum Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais mengingatkan anggota TNI dan Polri untuk merenungkan baju seragam yang gagah itu, tank yang dinaiki, pesawat terbang, helikopter kemudian juga peluru, bedil, pistol, dan lain-lain datang dari rakyat. 

“Fasilitas yang Anda pakai itu dari rakyat mu. Mereka bayar pajak, melakukan segala macam kehidupan agar bisa membiayai TNI, Polri, dan birokrasi. Jadi saya menangis dalam hati bagaimana mungkin ada enam nyawa jam setengah satu malam lenyap,” tutur Amien dengan nada bergetar.

Mantan ketum PP Muhammadiyah ini juga mengingatkan kepada aparat dan pemerintah, orang-orang beriman tidak pernah takut pada siapa pun. Yang ditakuti hanya Allah SWT seperti tercantum dalam Surat At Taubah ayat 18.

 

“Peristiwa ini tidak akan menakutkan orang-orang beriman. Seperti dalam Surat At Taubah ayat 18 yang artinya hanyalah orang-orang yang suka, yang sering memakmurkan masjid-masjid Allah, mereka percaya kepada Allah, kepada hari akhir, mereka menunaikan salat juga menaikkan pembayaran zakat maka mereka tidak pernah takut kepada siapa pun kecuali hanya Allah,” tegasnya. (esy/jpnn)

jpnn.com, Rabu, 09 Desember 2020 – 07:20 WIB

(nahimunkar.org)

(Dibaca 497 kali, 1 untuk hari ini)