media

Ada delapan media televisi dan tiga media cetak kami laporkan ke Dewan Pers hari ini,  yaitu 8 TV, 3 Media cetak; Metro TV, TV One, Trans TV, Trans7, RCTI, ANTV, SCTV, SINDO TV, Kompas, Media Indonesia, Warta Kota,” ujar Ketua DPP FPI Bidang Nahi Munkar, Munarman.

Rabu (21/8/2013), Front Pembela Islam (FPI) melaporkan sejumlah media, baik cetak maupun elektronik, ke Dewan Pers

Pelaporan tersebut lantaran sejumlah media tersebut tidak berlaku adil dalam pemberitaan. Seperti peristiwa Lamongan dan Tasikmalaya,  media tersebut menyebarkan berita bohong yang terus diulang-ulang untuk menggiring opini.

“Ada delapan media televisi dan tiga media cetak kami laporkan ke Dewan Pers hari ini,” ujar Ketua DPP FPI Bidang Nahi Munkar, Munarman.

Media tersebut, kata Munarman, yaitu 8 TV, 3 Media cetak; Metro TV, TV One, Trans TV, Trans7, RCTI, ANTV, SCTV, SINDO TV, Kompas, Media Indonesia, Warta Kota.

Munarman menjelaskan, FPI juga ingin menguji mereka dengan prinsip dan standar meraka sendiri, apakah prinsip-prinsip yang diagung-agungkan oleh kaum Demokrat yaitu independensi pers.

“Pers yang tidak memihak pada salah satu golongan atau kelompok atau posisi ideologis yaitu liberalisme, bisa bersikap adil kepada umat Islam?” tandasnyaPOL – Rabu, 21 Agustus 2013 16:20

(nahimunkar.com)

(Dibaca 578 kali, 1 untuk hari ini)