JAKARTA, (Panjimas.com) – Satu ciri khas PKI yang kita dengar dari orang-orang tua yang mengalami hidup dan berhadap-hadapan dengan PKI adalah mulutnya selalu berbohong. Omonganya tidak bisa di pegang memutar balikkan fakta dengan cara dramatis hingga lawan bicara terpesona dengan segala bualannya.

Sejarawan dan Guru Besar Universitas Negeri Surabaya (Unesa) Prof DR Aminudin Kasdi menyampaikan bahwa masyarakat harus tetap waspada dan berhati hati dengan segala isu seolah olah PKI itu tidak kejam, bukan anti agama dan tetap berjuang untuk NKRI.

“Saya menemukan dokumen kecil berupa rencana pemberontakan PKI dengan target untuk mendirikan Negara Komunis Indonesia. Dokumen itu berupa buku kecil semacam buku saku tentang ABC Revolusiyang ditulis Comite Central PKI pada 1957 yang isinya menyebut tiga rencana revolusi atau pemberontakan oleh PKI dengan target Negara Komunis Indonesia.” Ujarnya, Selasa, (19/9).

Contoh kecil yang bisa kita saksikan dan publik seluruh Indonesia bisa menyaksikan sekaligus membuktikan kebohongan kader PKI adalah seperti yang di tunjukkan dan diperagakan oleh Ilham Aidit anak kandung DN Aidit.

Ilham Aidit memanfaatkan posisi dia sebagai anak Aidit untuk menghancurkan kepercayaan publik pada Film G/30/S/PKI yang akan di tonton kembali oleh publik nasional dengan bercerita soal DN Aidit yg tidak merokok, publik pasti akan percaya karena Ilham adalah anak kandung DN Aidit, dengan mengkritik fakta kecil bahwa sesungguhnya menurut Ilham dan Ibunya (istri Aidit) DN Aidit tidak merokok seolah-olah dia ingin mengatakan bahwa seluruh film itu tidak benar.

Tapi faktanya apa begitu banyak tersebar bahwa sesungguhnya DN Aidit adalah perokok berat, majalah Intisari yg mewawancari pada 1964 merekam fakta sepanjang wawancara selama 2 jam DN Aidit merokok.

Majalah Tempo membuat laporan bahwa menjelang eksekusi DN Aidit meminta rokok dan fakta yang tidak bisa terbantahkan photo ini memperlihatkan DN Aidit sedang membawa rokok/cerutu.

Sungguh benar pesan dari para orang tua tentang PKI: Ojo pisan-pisan Percoyo karo ilate PKI ( jangan sekali-kali percaya sama lidah omongan Orang2 PKI) demikian setidaknya pesan Prof Dr Aminudin Kasdi Sejarawan sekaligus pelaku sejarah yg berhadap-hadapan dengan PKI.

“Sekali lagi PKI adalah pembohong memutar balikkan fakta dan sejarah jangan pernah dengar dan percayai apapun versi cerita mereka kalau anda ingin selamat dari fitnah dunia hingga akhirat,” pungkasnya. [ES]/panjimas.com

***

Valid…!!! DN Aidit Ternyata Perokok. Ilham Aidit Ketahuan Bohong di Acara ILC

Loading…

Valid…!!! DN Aidit Ternyata Perokok. Ilham Aidit Ketahuan Bohong di Acara ILC – Satu per satu kebohongan yang dilakukan oleh para pendukung PKI mulai terbongkar. Dalam acara Indonesia Lawyer Club edisi 20 September 2017 kemarin, dalam alah satu kesempatan, Ilham Aidit, putra DN Aidit mengkritik salah satu adegan dalam film Pengkhianatan G 30 S/PKI.

Dalam kesempatan itu ia mengemukakan bahwa film itu salah. Mengapa? Karena digambarkan bahwa ayahnya tampak sedang merokok, padahal (katanya) ayahnya bukanlah perokok.

Benarkah DN Aidit bukan seorang perokok? mari kita lihat arsip-arsip lama. Jejak digital memang tidak bisa dipungkiri.

Adalah seorang netizen, Mustofa Nahwa Wardaya via akun Twitternya yang mengungkap fakta yang sebenarnya. Dalam sebuah foto yang ia aunggah, tampak bahwa DN Aidit adalah seorang perokok. Masih ada yang mau bantah?

Jadi? Siapa yang ketahuan berbohong sekarang???/beritaviral.co

(nahimunkar.com)