Penutupan sejumlah media Islam online benar adanya

Kementrian Kominfo

JAKARTA (Arrahmah.com) – Senin pagi ini beredar di surat elektronik (imel) sejumlah redaksi media Islam dan juga di media sosial akan rencana pemblokiran sejumlah media Islam yang digolongkan “radikal”.

Berikut ini bocoran email yang diterima redaksi Arrahmah.com, Senin (30/3/2015) pukul 06.33.

Yth. Penyelenggara ISP,

Menindaklanjuti permintaan penutupan situs dari Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Nomor: 149/K.BNPT/3/2015 tentang situs/website radikal, maka dengan ini mohon kiranya dapat menambahkan 19 (sembilan belas) situs berikut kedalam sistem filtering Bapak/Ibu, yaitu :

  1. arrahmah.com
    2. voa-islam.com
    3. ghur4ba.blogspot.com
    4. panjimas.com
    5. thoriquna.com
    6. dakwatuna.com
    7. kafilahmujahid.com
    8. an-najah.net
    9. muslimdaily.net
    10. hidayatullah.com
    11. salam-online.com
    12. aqlislamiccenter.com
    13. kiblat.net
    14. dakwahmedia.com
    15. muqawamah.com
    16. lasdipo.com
    17. gemaislam.com
    18. eramuslim.com
    19. daulahislam.com

Sesuai yang disampaikan pihak BNPT bahwa situs/website tersebut merupakan situs/website penggerak paham radikalisme dan/atau sebagai simpatisan radikalisme.

Sekiranya diperlukan Informasi, dapat menghubungi:
Bahtiar Minarto
Email. : baht002@kominfo.go.id

Demikian penyampaian dari kami, atas perhatian dan kerjasamanya kami sampaikan terimakasih.

Salam,
Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika
(azmuttaqin/arrahmah.com)A. Z. Muttaqin Senin, 9 Jumadil Akhir 1436 H / 30 Maret 2015 12:51

***

Penutupan sejumlah media Islam online benar adanya

Z. Muttaqin Senin, 9 Jumadil Akhir 1436 H / 30 Maret 2015 13:42

Arrahmah

logo arrahmah.com

JAKRTA (Arrahmah.com) – Pihak pengirim imel (surat elektronik) membenarkan informasi awal terkait berita penutupan sejumlah media Islam online. Baca: Sejumlah media Islam online ditutup?

Berdasarkan konfirmasi redaksi Arrahmah.com dengan pihak pengirim imel, disebutkan bahwa informasi penutupan situs-situs Islam “radikal” itu benar adanya.

“Insya Alloh valid, saya bekerja di provider internet,” kata dia.

Dia juga menyebut pihak Kementrian Kominfo sering mengirim imel seperti itu, yakni permintaan memblok website-website tertentu. Pada saat yang bersamaan juga meminta dibuka blokir website-website tertentu yang seblmnya diajukan pemblokirannya.

Redaksi Arrahmah.com juga memperoleh informasi seperti ini.

Sesuai permintaan Kemen Kominfo, Telkom wajib menutup semua akses ke arah public open DNS. Tujuannya agar pelanggan Astinet hanya bisa mengakses DNS Telkom, yang sudah comply trust positif. mohon bantuannya agar mengarahkan ke DNS-DNS Telkom dengan IP sebagai berikut : 118.98.44.20 118.98.44.10 118.98.44.50 202.134.1.10 202.134.0.155 203.130.193.74.

Terkait, laporan yang masuk ke redaksi, sejumlah pembaca media Islam online di berbagai tempat juga tidak bisa mengakses situs kesayangannya.

Seperti Ahmad di Yogyakarta yang menggunakan internet Telkomsel pada Senin pukul 11.39 tidak bisa mengakses m.arrahmah.com dari gadgetnya. Padahal sebelumnya bisa dibuka.

Sementara media Dakwatuna pada jam 12.09 tidak bisa diakses via Speedy oleh pembacanya di Surabaya. (azmuttaqin/arrahmah.com)

(Dibaca 832 kali, 1 untuk hari ini)