Sejumlah pengurus ‘Islam Jamaah’ meninggal karena terjangkit Corona dan banyak yang masih menderita demam tinggi

Baru saja beredar berita maut telah merenggut ketua umum LDII, dan sehari sebelumnya beredar pula berita Sejumlah orang yang diketahui sebagai pengurus Islam Jamaah telah meninggal karena terjangkit Covid-19, sebagian yang lain mengalami demam tinggi dan dirawat di rumah sakit, diduga juga terinfeksi Covid-19.

***

Maut Telah Menjemput Ketua Umum LDII Abdullah Syam

Posted on 14 Juli 2020

by Nahimunkar.org

  • Maut Telah Menjemput Ketua Umum LDII Abdullah Syam

    Jakarta – Telah meninggal dunia Ketua Umum LDII Abdullah Syam atau Abdullah Syarief Mukhtar dalam usia 72 tahun,

     
     

    Setelah menderita komplikasi diabetes, hipertensi, dan jantung, dia meninggal dunia pada pukul 03.30 pada Selasa, 14 Juli 2020, menurut dr Dani di Rumah Sakit Veteran dr Suyoto, Jakarta Selatan, sebagaimana diberitakan psktonln.

     (nahimunkar.org)
    https://www.nahimunkar.org/maut-telah-menjemput-ketua-umum-ldii-abdullah-syam/

    Adapun berita tentang Sejumlah orang yang diketahui sebagai pengurus Islam Jamaah telah meninggal karena terjangkit Covid-19, silakan simak berikut ini.

    ***

     


        

    ACARA CAI DI PONPES WALI BAROKAH BURENGAN KEDIRI DIDUGA MENJADI CLUSTER PENYEBARAN COVID-19, PEMERINTAH DITUNTUT SEGERA BERTINDAK

     

    Sejumlah orang yang diketahui sebagai pengurus Islam Jamaah telah meninggal karena terjangkit Covid-19, sebagian yang lain mengalami demam tinggi dan dirawat di rumah sakit, diduga juga terinfeksi Covid-19. Mereka pada sekitar tanggal 29 Juni sampai 1 Juli 2020 mengikuti acara Cinta Alam Indonesia (CAI) di Pondok Pesantren Wali Barokah Kediri Kota. Patut diduga terjadi penularan Covid-19 selama acara berlangsung.

     

    Berita meninggalnya para pengurus Islam Jamaah, kelompok islam yang ajarannya telah dilarang oleh Pemerintah RI sejak tahun 1971 namun terus eksis hingga kini, karena Covid-19 itu viral di berbagai group Whatsapp pada hari Minggu 12 Juli 2020.

    Pengurus dimaksud adalah Bahrudin dari Jakarta Timur, Rohib Syamsul Alam (Mbah Ro) dari Solo dan Syamsul Bahri juga dari Solo. Bahrudin dan Mbak Ro merupakan Penerobos Muda Mudi Pusat. Selain itu Bahrudin juga adalah Mubaligh Daerah Jakarta Timur 1. Sedangkan Syamsul Bahri merupakan seorang anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah. Selain itu juga telah meninggal Toha yang merupakan Wakil Imam Daerah Mojokerto, serta Kiswahyudi dari Kertosono.

     

    Selain lima orang itu beberapa pengurus Islam Jamaah lainnya diketahui dalam keadaan sakit dan mengalami demam tinggi yang diketahui sebagai salah satu gejala Covid-19. Pengurus Islam Jamaah yang diduga terjangkit Covid-19 itu diantaranya adalah Toyibun, (Penerobos Pusat) dan anaknya yang bernama Akmal dari Solo yang saat ini sedang dirawat di PKU Muhammadiyah Solo, Agus Salim (Imam Daerah Solo Utara), Ikhwan Abdillah (Pakubumi dan Guru Pondok Pesantren Wali Barokah), Subandi (Penerobos), Anshorudin (Penerobos Trenggalek), Jerry Bin Abdul Salam (keponakan dari Bapak Imam Sulthon Aulia), juga Eko (Pakubumi dan Guru Pondok Pesantren Wali Barokah) dikabarkan dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara Kediri. Dikabarkan juga bahwa Edy dan istrinya serta Ichsan, pengurus pondok, juga menderita sakit. Beredar pula foto Abdullah Syam Ketua Umum DPP LDII sedang terbaring di tempat tidur rumah sakit dengan terpasang infus. Katno Hadi Ketua Umum Senkom juga dikabarkan sedang sakit. Diketahui bahwa Katno Hadi pulang dari acara CAI dalam satu mobil bersama dengan Toyibun dan Mbah Jumikan yang kini juga dalam keadaan sakit.

     

    Dari sebuah foto yang beredar, para pengurus tersebut merupakan peserta acara CAI yang dilaksanakan di Pondok Pesantren Wali Barokah, pondok pusat Islam Jamaah, Kota Kediri pada tanggal 29 Juni hingga 1 Juli 2020. (CAI merupakan acara perkemahan tahunan yang dihadiri oleh perwakilan pengikut Islam Jamaah dari seluruh Indonesia dan dunia. Acara yang banyak diisi dengan indoktrinasi itu biasanya dilaksanakan di Bumi Perkemahan Kosambi Wojo, Wonosalam, Jombang. Tahun lalu acara ini dihadiri oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. Untuk tahun ini karena ada Pandemi Covid-19 acara CAI dilaksanakan secara terbatas dan online di pusatkan di Pondok Pesantren Wali Barokah Kota Kediri). Dari selembar foto itu, ditambah keterangan dari Walikota Kediri tentang adanya kasus positif Covid-19 di Burengan Kediri muncul dugaan bahwa telah terjadi penyebaran Covid-19 dalam acara CAI di Pondok Pesantren Wali Barokah Kota Kediri pada 29 Juni hingga 1 Juli 2020.

     

    Pemerintah dalam hal ini Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 harus segera melakukan pemeriksaan atas dugaan ini dan segera melakukan tracing demi menghentikan penyebaran Covid-19 yang dapat ditimbulkannya.

     

    https://www.solopos.com/anggota-dprd-jateng-ketua-ldii-solo-syamsul-bahri-meninggal-karena-covid-19-1070436 — membagikan Informasi Terkini COVID-19.

    Sumber: fb Suara Mubaligh Islam Jamaah – LDII Paradigma Baru

    · Kemarin ·

    (nahimunkar.org)

(Dibaca 1.265 kali, 1 untuk hari ini)