Dalam pembukaan UUD 1945 RI, dengan jelas dinyatakan bahwa:

“Atas berkat rahmat Allah Yang Maha Kuasa dan dengan didorongkan oleh keinginan luhur, supaya berkehidupan kebangsaan yang bebas, maka rakyat Indonesia menyatakan dengan ini kemerdekaannya”.

Namun pada perayaan ulang tahun kemerdekaan RI ke 72 tanggal 17 Agustus kemarin, ada tim karnaval yang didiskualifikasi karena menunaikan kewajiban sholat Ashar pada waktunya.

————————————————

Panitia Karnaval Hari Ulang Tahun (HUT) Ke 72 Republik Indonesia harus mendiskualifikasi salah satu Tim Karnaval. Tim Karnaval yang diketahui dari Madarasah Tsanawiyah (MTs) Walisongo. Adapun pihak Panitia menyatakan mengambil keputusan tersebut dikarenakan Tim Madrasah Tsanawiyah (MTs) Walisongo ini tidak dapat menyelesaikan hingga ke garis finis yang telah ditentukan oleh Panitia. Kamis (17/08/17).

Kepala MTs Walisongo, Ithok Muthohhar Ahma menyatakan bahwa Penyebabnya, tim MTS Walisongo tidak dapat melanjutkan perjalanan karnaval tersebut lantaran anak didiknya harus melaksanakan Ibadah sholat Ashar.

Menyikapi putusan Panitia yang mendiskualifikasi Timnya ini dirinya menyatakan bahwa tidak mempermasalahkan soal diskualifikasi ini karena, Timnya lebih ke partisipasi saja. Namun demikian dirinya berharap kepada panitia agar lebih memperhatikan soal waktu dan pelaksanaan yang harus disesuaikan dengan situasi.

“Yang Muslim, tentu wajib menjalankan kewajiban”, tambahnya.

http://www.islamedia.id/…/pilih-sholat-ashar-dibanding-karn…

Middle EAST Update

***

Pilih Sholat Ashar Dibanding Karnaval, Tim MTS Walisongo Kena Diskualifikasi

Kepala MTs Walisongo, Ithok Muthohhar Ahma menyatakan bahwa Penyebabnya, tim MTS Walisongo tidak dapat melanjutkan perjalanan karnaval tersebut…

ISLAMEDIA.ID

(nahimunkar.com)