bn

JAKARTA (gemaislam) – Sekjen MIUMI (Majelis Intelektual Ulama Muda Indonesia) Ustadz Bachtiar Nasir mengatakan, tokoh Islam Indonesia yang masih abu-abu terhadap Syi’ah, akan seperti dua orang tokoh, yaitu seperti Syaikh Yusuf Al Qardhawi atau seperti Al Buthi.

“Akan menjadi seperti Syaikh  Qardhawi yang baru sadar beberapa saat lalu tentang kesesatan dan bahaya Syi’ah atau seperti Al Buthi yang meninggal dalam keadaan  pro Syi’ah,” kata Ustadz Bachtiar Nasir diacara diskusi Asia Pasific Community for Palestine di MUC Building, Pasar Rebo, Jakarta, Kamis (18/7).

Tentang Syi’ah, kata Ustadz Bachtiar, Syaikh Qardhawi mengaku bahwa Salafi lebih dahulu waspada dan mengetahui akan bahaya  ajaran Majusi Persia tersebut daripada dirinya.

Terkait dialog Sunni-Syi’ah yang selalu didengungkan oleh Syi’ah, menurutnya itu tak ada gunanya jika dilakukan dihadapan publik Sunni.

“Jangan mau diajak dialog dengan Syi’ah dihadapan publik Sunni, itu tidak ada untungnya sama sekali, karena mereka sangat licik,” ujarnya.

Berbicara Syi’ah didunia, Ketua Arrahman Quranic Learning Islamic Center itu menjelaskan bahwa Iran dan Hizbullah Lebanon lah yang sangat berperan. Tetapi Hizbullah akan segera binasa di Suriah oleh pasukan Mujahidin.

“Hizbullah itu lahir di Lebanon, besar di Iran dan akan terkubur hidup-hidup di Suriah,” tandasnya.

http://gemaislam.com

(nahimunkar.com)
(Dibaca 2.683 kali, 1 untuk hari ini)