Gaza (SI Online) – Penjajah Israel masih terus melakukan serangan ke sejumlah wilayah Gaza Palestina. Hingga hari ke 23, jumlah korban yang tewas bertambah menjadi lebih dari 1.269 orang. Hal itu dikemukakan oleh Departemen Kesehatan Palestina dalam laporannya, Rabu (30/7/2014).

Dalam serangan yang dilancarkan pada hari ke 23 tersebut, setidaknya 50 warga Gaza gugur dan 110 orang lainnya terluka akibat serangan brutal penjajah zionis.

Dalam serangan paling dahsyat, setidaknya 16 orang gugur ketika sebuah peluru artileri Israel menghantam sebuah sekolah PBB di Jalur Gaza utara. Peluru-peluru itu menembaki sekolah Abu Hussein di Jabaliya, yang melindungi ratusan pengungsi Palestina.

Dalam serangan lain pada Rabu pagi, empat anak Palestina dan tiga orang lainnya, semua dari keluarga Khalili, gugur dalam serangan Israel di lingkungan Kota Gaza al-Tuffah.

Angka-angka PBB menunjukkan setidaknya tiga perempat dari korban meninggal dunia adalah warga sipil. Lebih dari 240 anak Palestina yang telah meninggal mewakili paling sedikit 29 persen dari korban sipil. PBB menunjukkan lebih dari 215.000 orang telah meninggalkan rumah mereka di Gaza. Lainnya, banyak yang berlindung di sekolah-sekolah yang dikelola oleh UNRWA.

Sementara itu, gerakan perlawanan HAMAS menegaskan belum menyepakati gencatan senjata sebelum pihak Israel menghentikan pengepungan dan pembunuhan terhadap warga sipil terutama kepada anak-anak.

red: adhila/dbs, Kamis, 31/07/2014 06:55:30

(nahimunkar.com)

(Dibaca 199 kali, 1 untuk hari ini)