Gereja di provinsi Ajloun dimana para pengunjuk rasa melakukan aksi protes di depan gereja setelah pembunuhan terhadap seorang muallaf oleh ayahnya sendiri. (Foto : World Bulletin)

.

  • Seorang Muslimah yang baru memeluk Islam telah dibunuh oleh ayahnya sendiri pada pekan lalu setelah ia menghadiri ceramah oleh ulama terkemuka Saudi, Mohamed al-Arefe di Universitas Yordania di ibukota Amman.

 

AMMAN– Sejumlah warga Yordania mencoba untuk masuk ke sebuah gereja di provinsi Ajloun sebagai protes terhadap pembunuhan seorang gadis setempat oleh ayahnya sendiri karena latar belakang keyakinan, ujar seorang sumber keamanan Yordania.

“Beberapa warga desa Al-Wahadinah mengepung dan berusaha menyerbu ke dalam gereja, sesaat sebelum para pemuda mencoba membakarnya sebelum pasukan keamanan ikut campur tangan,” ujar sumber keamanan kepada Anadolu Agency.

Seorang Muslimah yang baru memeluk Islam telah dibunuh oleh ayahnya sendiri pada pekan lalu setelah ia menghadiri ceramah oleh ulama terkemuka Saudi, Mohamed al-Arefe di Universitas Yordania di ibukota Amman.

“Dia memukul kepalanya dengan batu,” ujar sumber yang tidak ingin disebutkan namanya. “Gadis itu meninggal dunia seketika,” tambahnya.

Para pengunjuk rasa berkumpul di luar gedung pemerintah provinsi sebelum mereka menuju ke gereja, menyerukan untuk mengubur Muslimah yang dibunuh ayahnya di sebuah pemakaman Muslim. (haninmazaya/arrahmah.com) Hanin Mazaya Senin, 5 Rajab 1435 H / 5 Mei 2014 06:15

***

Musuh Islam dan kesalahan fatal Umat Islam

وَلَنْ تَرْضَى عَنْكَ الْيَهُودُ وَلا النَّصَارَى حَتَّى تَتَّبِعَ مِلَّتَهُمْ قُلْ إِنَّ هُدَى اللَّهِ هُوَ الْهُدَى وَلَئِنِ اتَّبَعْتَ أَهْوَاءَهُمْ بَعْدَ الَّذِي جَاءَكَ مِنَ الْعِلْمِ مَا لَكَ مِنَ اللَّهِ مِنْ وَلِيٍّ وَلا نَصِيرٍ (١٢٠

120. orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan senang kepada kamu hingga kamu mengikuti agama mereka. Katakanlah: “Sesungguhnya petunjuk Allah Itulah petunjuk (yang benar)”. dan Sesungguhnya jika kamu mengikuti kemauan mereka setelah pengetahuan datang kepadamu, Maka Allah tidak lagi menjadi pelindung dan penolong bagimu. (QS Al-Baqarah: 120).

Berbahagialah yang tetap mempertahankan Iman dan Islamnya walau sampai dibunuh oleh musuh Islam. Sebaliknya sangat celakalah orang yang menjual Islamnya, ditukar dengan entah itu apakah uang receh 50-an ribu saja atau bahkan janji-janji palsu, tahu-tahu mereka terpedaya dan memilih musuh Islam sebagai pemimpin. Padahal telah diwanti-wanti dalam Islam:

Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam bersabda,

بَادِرُوا بِالْأَعْمَالِ فِتَنًا كَقِطَعِ اللَّيْلِ الْمُظْلِم،ِ يُصْبِحُ الرَّجُلُ مُؤْمِنًا وَيُمْسِيْ كَافِرًا وَيُمْسِيْ مُؤْمِنًا وَيُصْبِحُ كَافِرًا، يَبِيْعُ دِيْنَهُ بِعَرَضٍ مِنَ الدُّنْيَا

Bergegaslah kalian untuk beramal, (karena akan datang) ujian-ujian ibarat potongan-potongan malam yang gelap. (Disebabkan ujian tersebut) di pagi hari seseorang dalam keadaan beriman dan sore harinya dalam keadaan kafir, di sore hari dalam keadaan beriman dan keesokan harinya dalam keadaan kafir. Dia menjual agamanya dengan sesuatu dari (gemerlapnya) dunia ini.” (HR. Muslim no. 118 dari sahabat Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu)

Amien Rais tokoh Muhammadiyah menasihati: Nah sekarang saya beritahu, kesalahan fatal umat Islam di muka bumi, kesalahan fatal UII (Umat Islam Indonesia), kesalahan fatal umat Muhammadiyah, barangkali karena tidak memperhatikan pesan-pesan Al Qur’an.

Allah berfirman:

{يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا تَتَّخِذُوا الْيَهُودَ وَالنَّصَارَى أَوْلِيَاءَ بَعْضُهُمْ أَوْلِيَاءُ بَعْضٍ وَمَنْ يَتَوَلَّهُمْ مِنْكُمْ فَإِنَّهُ مِنْهُمْ إِنَّ اللَّهَ لَا يَهْدِي الْقَوْمَ الظَّالِمِينَ } [المائدة: 51]

 “Hai orang-orang beriman, janganlah kamu mengambil orang Yahudi dan Nasrani menjadi pemimpin-pemimpinmu; sebagian mereka adalah pemimpin bagi sebagian yang lain. Barangsiapa di antara kamu mengambil mereka sebagai pemimpin, maka sesungguhnya orang itu termasuk golongan mereka. Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang zalim.” (Al Maa’idah: 51)

(Jangan menjadikan Yahudi dan Nasrani) tempat berlabuhmu, tempat bersandarmu, tempat referensimu. Yahudi dan Nasrani itu sokong-menyokong untuk menggencet orang Islam. Itu sudah jelas untuk menghancurkan umat Islam.

Saya sudah menjelajah dunia Islam ini, saya sudah dari Malaysia sampai Merauke, dari Thailand sampai Uzbekistan, kesalahannya mereka juga tidak menyimak pesan Al Qur’an itu.

Pukulan telak dan kesalahan fatal, yaitu ketika Jokowi dan Ahok itu menang menjadi Gubernur DKI. Ini membuat saya agak resah, sampai mungkin tidak bisa tidur dua atau tiga malam. Karena saya tahu apa yang sebenarnya sedang terjadi. (Kutipan hal. 21).

(cuplikan pidato Prof Dr Amien Rais di hadapan kader-kader Muhammadiyah Yogya, dalam acara “Rapat Kerja dan Dialog Pengkaderan” tanggal 23-24 Februari 2013). Selengkapnya, lihat di link ini https://www.nahimunkar.org/amien-rais-jangan-menjadikan-orang-kafir-sebagai-pemimpin/ ).

(nahimunkar.com)

(Dibaca 917 kali, 1 untuk hari ini)