satuuntukindonesia.com

Pertanyaan itu perlu diajukan. Sebab ada gejala yang justru ingin memberangus kewajiban dalam Islam itu, dan sebaliknya malahan membiarkan segala macam yang mengancam Agama bahkan Negara sekalipun, asal itu bukan Islam.

Oleh karena itu, suara berbentuk pertanyaan itu dilontarkan, di antaranya dalam bagian akhir dari satu tajuk di sebuah situs. Inilah keprihatinan itu.

***

Siapa yang tidak setuju dengan amar ma’ruf nahi munkar? Di tengah-tengah negeri ini mengalami kehancuran secara total sendi-sendi kehidupan bernegara dan berbangsa, akibat moraliltas bangsa dan para pemimpinnya sudah bobrok sebobrok-bobroknya.

Negara dan bangsa menghadapi ancaman dan bahaya laten, bukan dari kalangan Islam. Justru kalangan non-Islam, yang mengancam kehidupan bernegara dan berbangsa. Adakah kalangan Islam mencita-citakan memisahkan diri dari republik ini?

Timor-Timur memisahkan diri, disponsori oleh gereja. Gerakan separatis di Ambon, Irian Barat (Papua), Kalimantan, semuanya dibelakangnya gereja. Di Kalimatan Tengah dan Barat, kelompok Dayak Kristen yang bercita-cita mendirikan negara “Borneo Raya”, kemudian membunuhi ribuah orang-orang Muslim Madura, tanpa ada tindakan apapun dari pemerintah terhadap mereka. Tidak ada satupun yang menyebut mereka radikal dan ekstrim.

Mengapa Kemenag susah-susah melakukan penelitian, yang tujuannya hanya memberikan “stempel” kepada kelompok-kelompok yang tidak disukai oleh Amerika Serikat, karena dianggap mengancam kepentingan mereka.

Mereka hanya ingin menegakkan keyakinan mereka yaitu Islam. Salahkah mereka? Adakah menegakkan keyakinan agama, bagi umat Islam sebuah kejahatan? Wallahu a’lam.

ERAMUSLIM > EDITORIAL

http://www.eramuslim.com/editorial/siapa-kelompok-radikal-di-indonesia.htm
Publikasi: Rabu, 07/03/2012 10:57 WIB

***

Bagaimanapun, ketika ideology kufur telah mampu menguasai manusia di manapun, maka yang ada adalah bentuk dendam terhadap orang-orang yang beriman. Dan itu telah ditegaskan oleh Allah Ta’ala:

وَمَا نَقَمُوا مِنْهُمْ إِلَّا أَنْ يُؤْمِنُوا بِاللَّهِ الْعَزِيزِ الْحَمِيدِ [البروج/8]

Dan mereka tidak menyiksa orang-orang mukmin itu melainkan karena orang-orang mukmin itu beriman kepada Allah yang Maha Perkasa lagi Maha Terpuji (QS Al-Buruj/ 85: 8).

(nahimunkar.com)

(Dibaca 376 kali, 1 untuk hari ini)