Simbol Salib dan Tuan Ngabalin


Ilustrasi. Foto/ytb

Penolakan spanduk HUT Kemerdekaan RI ke-75 yang ditengarai bersimbol salib menjadi berita ramai. Bertandanglah Tuan Ngabalin dari Istana yang berdalih begini begitu pun muncul di media.

Alhamdulillah, simbol salib yang ditolak banyak orang dan di sebuah kabupaten dan lainnya diturunkan spanduk2 HUT RI 75 tapi bersalib itu dan diprotes, meringankan beban bagi Umat Islam. Tidak perlu berpayah-payah pun Tuan Ngabalin dan wadyabalanya sudah dipermalukan kenyataan, bahkan dipermalukan oleh Kalamullah (Firman Allah Ta’ala).

وَلَنْ تَرْضَىٰ عَنْكَ الْيَهُودُ وَلَا النَّصَارَىٰ حَتَّىٰ تَتَّبِعَ مِلَّتَهُمْ ۗ قُلْ إِنَّ هُدَى اللَّهِ هُوَ الْهُدَىٰ ۗ وَلَئِنِ اتَّبَعْتَ أَهْوَاءَهُمْ بَعْدَ الَّذِي جَاءَكَ مِنَ الْعِلْمِ ۙ مَا لَكَ مِنَ اللَّهِ مِنْ وَلِيٍّ وَلَا نَصِيرٍ

Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan senang kepada kamu hingga kamu mengikuti agama mereka. Katakanlah: “Sesungguhnya petunjuk Allah itulah petunjuk (yang benar)”. Dan sesungguhnya jika kamu mengikuti kemauan mereka setelah pengetahuan datang kepadamu, maka Allah tidak lagi menjadi pelindung dan penolong bagimu. (QS Al-Baqarah: 120).

(Dibaca 3.130 kali, 1 untuk hari ini)