• “Apa lebih kejam penganiayaan (terhadap) Kece (penghina Islam) daripada pembunuhan di KM 50?”
  • “Terus 6 nyawa di KM 50 meninggal ditembak, kenapa kalian diam?”

Tokoh Nahdlatul Ulama (NU), Umar Hasibuan atau Gus Umar menyebutkan, tindakan Irjen Napoleon Bonaparte terhadap M Kece (penghina Islam) telah memicu amarah segelintir pihak.

Dengan alasan keadilan, Gus Umar mengungkit kasus penembakan di KM 50 yang menewaskan enam laskar Front Pembela Islam (FPI).

Gus Umar menilai pihak yang saat ini pro M Kece (penghina Islam) cenderung diam ketika mendengar kasus penembakan tersebut.

“Terus 6 nyawa di KM 50 meninggal ditembak, kenapa kalian diam?” tanya Gus Umar.

“Apa lebih kejam penganiayaan (terhadap) Kece daripada pembunuhan di KM 50?” lanjutnya.

Sebelumnya, Irjen Napoleon Bonaparte mengklarifikasi dugaan penganiayaan terhadap M Kece melalui surat terbuka.

Dalam surat tersebut, ia menyampaikan sejumlah poin pentingh mulai dari agama yang dipeluknya hingga kekecewaan terhadap sikap pemerintah atas kasus penistaan agama yang menimpa M Kece.

Surat terbuka disampaikan langsung Haposan Batubara selaku kuasa hukum Irjen Napoleon Bonaparte. ***

Editor: Mia Fahrani

Sumber: Berbagai Sumber

Dharma Anggara

GALAMEDIA – – 20 September 2021, 11:17 WIB/ diringkas

(nahimunkar.org)

(Dibaca 150 kali, 1 untuk hari ini)