nm

Sudah menjadi sebuah ketentuan yang telah Allah tetapkan bahwa tidaklah suatu kebenaran di tegakkan kecuali ada pihak-pihak yang berupaya dan berusaha menghalanginya. Tidaklah seorang menyeru kepada kebenaran kecuali di sana ada orang-orang atau pihak-pihak yang tersinggung, marah, atau sakit hati sehingga mereka berupaya sekuat tenaga menghalangi tegaknya kebenaran tersebut, disamping mereka juga memusuhi para penyerunya dengan segala daya dan upaya. Maha benar Allah yang telah berfirman:

وَكَذَلِكَ جَعَلْنَا لِكُلِّ نَبِيٍّ عَدُوًّا مِنَ الْمُجْرِمِينَ وَكَفَى بِرَبِّكَ هَادِيًا وَنَصِيرًا (٣١)

“dan demikianlah telah kami jadikan tiap-tiap Nabi itu musuh dari orang-orang yang berdosa. Cukuplah Robb mu sebagai pemberi petunjuk dan penolong”. (Al-Furqon:31)

Beberapa jam yang lalu (kamis 14 maret 2013) kami tak sengaja mengunjungi warung internet dalam rangka mencari beberapa artikel Islami terbaru yang biasa kami download untuk kemudian kami copy (perbanyak) lalu kami sebarkan. Di sela-sela sibuk mencari artikel, kamipun mengakses web Islam Nahimunkar.com, sebuah situs Islam yang sangat ditakuti oleh para Ahlul Munkar. Tak di bayangkan sebelumnya ternyata web tersebut tidak berhasil di akses, kami pun mencobanya berulang-ulang, namun tetap saja tidak bisa di akses. Perasaan kaget pun datang, kamipun bertanya-tanya dalam hati. Tak lama kemudian (untuk menghilangkan tanda tanya dalam hati) kami mencoba menghubungi salah seorang Ustadz yang menjadi pengelola Web tersebut via telepon. Rasa keheranan pun hilang, ternyata Web Islam Nahimunkar .com tengah di serang oleh sekumpulan manusia-manusia yang tak bertanggung jawab dengan (d)DoS menggunakan ratusan IP yang berbeda. Sebagaimana yang di beritakan oleh salah satu Web di internet bahwa: Web Islam Nahimunkar.com di serang langsung kepangkalannya, hingga Web tersebut tidak bisa di akses setidaknya dalam beberapa hari belakangan ini. Menurut salah seorang Ustadz yang menjadi pengelola (awak redaksi) Web tersebut, Nahimunkar.com di serang langsung sampai kepangkalannya hingga penyewa lain (di pangkalan) itu terganggu. Serangannya tidak tergolong kecil dimana server Nahimunkar.com menerima sekitar 200.000 paket per detik. Pihak pengelola Nahimunkar.com pun saat ini tengah mengupayakan agar situs ini  bisa di akses kembali.

Sungguh menakjubkan, sebuah Web Islam yang hanya sekedar menyuguhkan sumbangan ilmiyah dan berita-berita Islam begitu berpengaruh bagi musuh-musuh dakwah hingga membuat mereka gentar dan kebakaran kumis, sampai mereka  bahu-membahu dan berkerja sama untuk menyerang situs dakwah ini.

Tak dipungkiri, bahwa Nahimunkar.com merupakan situs Islam Ahlus Sunnah Wal Jamaah yang tidak hanya di akses  oleh masyarakat dalam Negeri melaikan di akses pula oleh masyarakat luar Negeri. Sebuah situs Islam yang kredibilitasnya mencapai tingkat Internasional-walillahi hamd-, tak heran bila mana musuh-musuh Islam dari berbagai pihak begitu ketakutan terhadap pengaruh yang di timbulkannya.

Tak mampu berhujjah dan membantah argumentasi-argumentasi situs dakwah tersebut dengan ilmiyah, maka  cara tidak sportif pun mereka lakukan,langkah-langkan itu pun tidak berhenti sampai di situ, berbagai cara mereka lakukan demi terhambatnya jalan dakwah ini.

Sungguh langkah yang mereka lakukan kali ini tak ubahnya bagaikan banci pinggiran yang tidak memiliki modal untuk mendapatkan apa yang di inginkan. Apa yang mereka lakukan betapa menunjukkan akan ketakutan mereka terhadap dakwah Islam yang semakin gencar & menggeliat.

Kami secara pribadi terus menunggu sampai dimana nyali mereka dalam berupaya menghambat dakwah yang penuh berokah ini.

Menurut keterangan Ustadz Abu Mia, serangan yang di arahkan kepada situs Nahimunkar.com bukan hanya sekali, namun sebelum ini segerombolan “banci-banci tak bernyali” itu sudah pernah melakukan hal yang sama namun upaya mereka gagal. Begitulah para musuh kebenaran dengan berbagai cara & langkah mereka kerap bersatu padu dalam memadamkan cahaya kebenaran di tengah-tengah ummat agar berubah menjadi gelap gulita.

Kurangnya Amar Ma’ruf dan minimnya Nahimunkar serta tersebarnya berbagai macam kesesatan dan penyimpangan, itulah yang mereka inginkan.

Kenapa?

Karena mereka tidak ingin ada yang mengingkari kemunkaran-kemunkaran mereka, mereka tidak ingin jika ada yang mengingkari kesyirikan-kesyirikan yang mereka lakukan, mereka tidak ingin jika ada yang mengingkari kesesatan-kesesatan mereka, mereka tidak ingin jika ada yang mengingkari segenap kemaksiatan yang mereka lakukan, tak lain yang mereka inginkan adalah tersebar luasnya kesyirikan, kesesatan dan kemaksiatan. Yang mereka inginkan tetap langgengnya tempat-tempat pelacuran, larisnya minuman-minuman keras, tumbuh suburnya  para koruptor yang menggerogoti uang rakyat, demikian juga mereka tidak ingin acara-acara kesenangan yang mereka gelar seperti konser2 musik, acara pertunjukan barongsai, dan acara-acara maksiat lainnya ada yang mengingkarinya.

 Terlepas dari itu semua, di sini kami ingin memberi sebuah catatan berharga bahwasanya ternyata disadari atau tidak, berdakwah melalui media internet atau dunia maya begitu bermanfaat, efektif, dan sangat berfaidah, hingga para musuh dakwah pun sebegitu “lihai”nya dalam berupaya merusak jalan dakwah ini. Dan yang perlu di garis bawahi adalah bahwa kami para penuntut Ilmu serta segenap juru dakwah tidak akan pernah berhenti untuk terus berjuang dalam mendakwahkan agama Allah ini, yakni Islam yang berlandaskan Al-Quran & As-Sunnah sesuai pemahaman para Sahabat dan Ahlul Bait Rodhiyallahu Anhum.

Negara Indonesia tercinta ini harus bersih dari berbagai kemunkaran dengan segala warnanya, begitu pula musuh-musuh Islam baik dari luar seperti kaum kuffar maupun dari dalam seperti  agama sesat syiah rafidhah,aliran sesat LDII alias LEMKARI atau Islam Jama’ah, liberal, mubtadi’in, dan aliran-aliran  sesat lainnya yang hendak menghancurkan Islam harus di bersihkan dari bumi pertiwi.

Kami menghimbau kepada segenap kaum muslimin, baik para penuntut ilmu, aktivis, maupun para da’i untuk terus semangat dalam menuntut ilmu dan giat dalam mendakwahkannya.

Bagi segenap pemuda & mahasiswa hendakalah mengakses berbagai situs Islam di internet lalu mendownload nya untuk kemudian menyebarkannya, menempelkannya di tempat-tempat terbuka seperti masjid, majelis-majelis ilmu, tempat-tempat seminar, mading-mading kampus, ataupun tempat-tempat umum yang sering di kunjungi publik, agar dakwah ini senantiasa menyebar dan di rasakan oleh kaum muslimin.

Terakhir yang ingin kami sampaikan bahwa Allah tidak akan menyia-nyiakan amalan seorang hamba. Jalan dakwah yang penuh dengan hambatan dan rintangan ini tentu membutuhkan kesabaran dan keihklasan. Allah berfirman:

وَاسْتَعِينُوا بِالصَّبْرِ وَالصَّلاةِ وَإِنَّهَا لَكَبِيرَةٌ إِلا عَلَى الْخَاشِعِينَ (٤٥)

dan mintalah pertolongan kepada Allah dengan sabar dan sholat, dan sesungguhnya yang demikian itu sangat berat kecuali bagi orang-orang yang khusyu’” (Al-Baqarah:45)

Sabar merupakan sifat agung yang Allah jadikan sebagai salah satu sifat orang-orang bertakwa. Maka sabar hendaknya di jadikan sebagai prilaku utama seorang da’i yang ingin berhasil dalam menyampaikan ajaran Islam yang indah ini. Karena pada dasarnya manusia itu pastilah memiliki pemahaman yang berbeda-beda terhadap dakwah ini, di samping banyak pula syubhat yang muncul pada mereka.

Kami berdo’a semoga situs Nahimunkar.com segera kembali bisa di akses oleh kaum muslimin sebagaimana pada mulanya. Dan semoga Allah membalas makar dan tipu daya musuh-musuhnya yang ingin melenyapkan cahayanya.

Adapun bagi kami tidak ada lelah letihnya untuk memberikan pemahaman kepada kaum muslimin bahwa Negara kita semakin terancam dengan berbagai bahaya yang  membahayakan jiwa dan raga yang lebih berbahaya daripada virus anjing rabies seperti virus aliran sesat LDII alias Islam jama’ah, kristenisasi, pemurtadan, syi’ahisasi, dan liberalisasi.

Semoga Allah memberi secercah cahaya hidayah wal huda kepada pemimpin-pemimpin kaum muslimin di Negeri ini agar mereka segera menyadari bahaya yang kian mengancam ‘Aqidah dan Ideologi kaum muslimin hingga mereka segera membentengi kaum muslimin dari segenap bahaya yang terus mengancam itu serta  bekerja sama dengan para da’i dan ‘alim rabbani di negeri ini dalam Amar Ma’ruf dan Nahyu ‘Anil Munkar.

Akhirul kalam wa shallallahu’ala nabiyyina muhammadin wa ‘ala aalihi wa ash-habihi ajma’iin subhaanakallahumma wa bihamdika asyhadu alla ilaaha illa anta astaghfiruka wa atuubu ilaik.

Bogor , kamis 14 maret 2013

  Abu Husein At-Thalibi. 

(nahimunkar.com)

 

(Dibaca 9.501 kali, 1 untuk hari ini)