.

JUMLAH korban tewas telah melampaui 129.000 orang pada hari keseribu sejak bentrokan pecah di Suriah Maret 2011, kata Jaringan Suriah untuk Hak Asasi Manusia (SNHR) pada hari Selasa kemarin (10/12/2013).

Laporan terbaru yang dirilis oleh SNHR yang berbasis di London ini menunjukkan bahwa sekitar 129.403 orang, termasuk 102.759 warga sipil, tewas dalam penumpasan yang dilakukan oleh pasukan rezim terhadap pejuang oposisi di Suriah sejak Maret 2011.

Laporan tersebut menyatakan bahwa ada 12.148 anak-anak dan 11.035 wanita di antara korban sipil yang tewas, menambahkan bahwa 3.461 orang, termasuk 29 perempuan dan 91 anak-anak, tewas karena disiksa.

Laporan itu juga menunjukkan bahwa pada perang Suriah, sekitar 215.000 orang ditangkap oleh rezim karena berbagai alasan dan 9.000 dari mereka adalah anak-anak, sementara 4.500 lainnya adalah perempuan.

Sejak terjadinya perang sipil Maret 2011, lebih dari 900.000 bangunan dihancurkan termasuk rumah sakit, sekolah, masjid dan gereja. Dan lebih mengejutkan lagi setidaknya 7.500 perempuan diperkosa oleh pasukan rezim.

Sebanyak 6,3 juta anak telah mengungsi sementara 3,6 juta dari mereka melarikan diri ke luar negeri untuk mencari suaka, kata SNHR, mencatat bahwa mereka mendokumentasikan kematian, penahanan dan rumah-rumah yang telah dihancurkan dengan rekaman video dan foto.[fq/islampos/worldbulletin]

Rabu 7 Safar 1435 / 11 December 2013 06:18
 
(nahimunkar.com)
(Dibaca 3.660 kali, 1 untuk hari ini)