Ilustrasi: pksnongsa.blogspot.com

Heboh berita seputar rohis dituding sebagai sarang teroris kini menjurus kepada siapa yang jadi sumbernya. Lalu bagaimana latar belakangnya. Di antaranya ada yang bertanya di mailis seperti ini:

Menurut Metro TV, soal Rohis sarang teroris, dia hanya mengutip pernyataan Prof. Bambang Pranowo dari UIN Jakarta pada saat jadi narasumber di acara Metro Hari Ini (Republika, ahad 16/09).
Saya ingin tahu, siapa sih Bambang Pranowo ini. Di UIN jadi apa, asalnya dari mana, rumahnya di mana, siapa saja anak istrinya, dsb.

Pernyataan dia tersebut merupakan bentuk teror kepada rohis. Sehingga Bambang sendiri layak utk disebut teroris.

Kalau teman2 ada yg mengetahui orang ini lebih detil, mohon dishare dan sebarkan kepada yang lain. Allahu Akbar!

***

Kemudian ada yang menjawab seperti berikut ini:

bambang pranonowo itu dosen antropologi di fisip uin jkarta .

yg jelas dari namanya ia orja: orang jawa. s3 dari kampus australi.

selain di uin, ia adalah staf ahli ke kemenhan. tidak sekali ini saja ia perpendapat yang menohok umat islam.

soal kejawen dan islam, ia sering dijadikan narsum di media, terutama metrotv, tempo, dsb. jadi sdh by setting mengenai wacana deislamisasi islam oleh mereka.

***

Menyakiti Ummat Islam jadi modal

Ummat Islam perlu waspada. Seperti yang sudah-sudah, dengan modal menghujat Islam, menyakiti Ummat Islam ataupun memojokkan dan sebagainya justru di negeri ini jadi modal untuk meraih jabatan yang lebih tinggi. Buktinya, manusia yang berani menghujat Hadits Shahih Bukhari justru sekarang dikhabarkan sudah nangkring di kursi rector IAIN Walisongo Semarang.  Juga dengan modal menikahkan wanita Muslimah dengan lelaki kafir padahal itu jelas melanggar Islam justru khabarnya kini bertengger di kusri dekan di UIN Jakarta.

Musuh-musuh Islam tampaknya mencari bibit-bibit seperti itu, lalu media-media yang gencar memusuhi Islam mempromosikan sejadi-jadinya. Dan lembaga anti Islam ada juga yang memberikan hadiah-hadiah kepada manusia-manusia yang dianggap “berjasa” dalam memukul Islam.

إِنَّ الَّذِينَ كَفَرُوا يُنْفِقُونَ أَمْوَالَهُمْ لِيَصُدُّوا عَنْ سَبِيلِ اللَّهِ فَسَيُنْفِقُونَهَا ثُمَّ تَكُونُ عَلَيْهِمْ حَسْرَةً ثُمَّ يُغْلَبُونَ وَالَّذِينَ كَفَرُوا إِلَى جَهَنَّمَ يُحْشَرُونَ (36) لِيَمِيزَ اللَّهُ الْخَبِيثَ مِنَ الطَّيِّبِ وَيَجْعَلَ الْخَبِيثَ بَعْضَهُ عَلَى بَعْضٍ فَيَرْكُمَهُ جَمِيعًا فَيَجْعَلَهُ فِي جَهَنَّمَ أُولَئِكَ هُمُ الْخَاسِرُونَ  [الأنفال : 36 ، 37]

36. Sesungguhnya orang-orang yang kafir menafkahkan harta mereka untuk menghalangi (orang) dari jalan Allah. mereka akan menafkahkan harta itu, kemudian menjadi sesalan bagi mereka, dan mereka akan dikalahkan. dan ke dalam Jahannamlah orang-orang yang kafir itu dikumpulkan,

37. supaya Allah memisahkan (golongan) yang buruk dari yang baik dan menjadikan (golongan) yang buruk itu sebagiannya di atas sebagian yang lain, lalu kesemuanya ditumpukkan-Nya, dan dimasukkan-Nya ke dalam neraka Jahannam. mereka Itulah orang-orang yang merugi. (QS Al-Anfal: 36-37).

(nahimunkar.com)

(Dibaca 1.115 kali, 1 untuk hari ini)