BOGOR – Restoran ternama, Solaria bermasalah. Makanan di restoran yang didominasi warna ungu itu belum halal. Itu karena Rumah makan dibawah PT Sinar Solaria ini belum mengantongi sertifikat Halal. Makanannya di duga mengandung minyak babi.

Masalah itu pun jadi trending topik di Twitter. Penghuni twiterland itu silih berganti ngetwit tentang Solaria yang tidak halal. Narasinya pun berbeda beda. Tagar #solaria itu makin ramai diperbincangkan.

Banyak yang kecewa tapi ada juga yang tidak terlalu memedulikannya. Misalnya, ada yang menyebut sertifikat halal itu tidak menjamin kehalalan makanan, karena tidak ada yang mengawasi sang koki saat memasak. Ada pula yang mengaku bahwa nasi goreng dan bakso Solaria sangat nikmat, tapi rupanya manggunakan minyak babi.

Soal ini pun memicu reaksi sejumlah tokoh Kota Bogor. Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Bogor, KH Adam Ibrahim mengatakan, seharusnya pusat yang lebih bertanggungjawab dan segera mengurus sertifikat halalnya, apalagi, itu adalah restoran besar.

“Ini menjadi masalah besar. Apalagi Kota Bogor menuju kota halal sejak tahun 2011 namun implementasinya masih banyak yang pihak yang belum peduli,”kata Adam seperti yang dilansir Radar Bogor (JPNN Group), Sabtu (3/8).

Dia menuturkan, seharusnya restoran memiliki rasa tanggungjawab. Sertifikat halal itu merupakan jaminan kenyamanan saat pengunjung makan dan minum.

“Kalau memang memiliki sertifikat halal ditaruh ditempat yang mudah dilihat pengunjung, selain sebagai tanda juga sebagai jaminan. Sertifikat halal dikeluarkan MUI setelah ditetapkan status kehalalannya oleh Komisi Fatwa MUI dan berlaku dua tahun sejak ditetapkan,” jelasnya. (ram) jpnn Sabtu, 03 Agustus 2013 , 00:16:00

***

MUI Tegaskan Solaria Belum Ada Sertifikat Halal

Thursday, 01 August 2013 15:35 Achsin

solaria

Restoran Solaria (IST)

itoday – Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI) menyebutkan restoran Solaria belum memiliki sertifikat halal.

“LPPOM MUI belum pernah melakukan pemeriksaan atas produk makanan/minuman dan atau mengeluarkan sertifikat halal untuk restoran Solaria di manapun juga,” demikian ditulis di situs www.halalmui.org, Kamis (01/08).

MUI sendiri tidak menjamin makanan ataupun minuman yang ada di restoran Solaria halal. “Sehingga MUI tidak menjamin kehalalan makanan/minuman yang disajikan oleh restoran Solaria,” tulis situs halalmui.

Pengumuman terkait kehalalan makanan di restoran Solaria itu untuk menjawab pertanyaan masyarakatm selama ini.

“Demikian pengumuman ini disampaikan, untuk menjawab kebingungan masyarakat serta demi melindungi umat Islam dari makanan yang tidak terjamin kehalalannya.”/ .itoday.co.id

 (nahimunkar.com)

(Dibaca 2.039 kali, 1 untuk hari ini)