ilustrasi


ثُمَّ قَسَتْ قُلُوبُكُمْ مِنْ بَعْدِ ذَلِكَ فَهِيَ كَالْحِجَارَةِ أَوْ أَشَدُّ قَسْوَةً وَإِنَّ مِنَ الْحِجَارَةِ لَمَا يَتَفَجَّرُ مِنْهُ الْأَنْهَارُ وَإِنَّ مِنْهَا لَمَا يَشَّقَّقُ فَيَخْرُجُ مِنْهُ الْمَاءُ وَإِنَّ مِنْهَا لَمَا يَهْبِطُ مِنْ خَشْيَةِ اللَّهِ وَمَا اللَّهُ بِغَافِلٍ عَمَّا تَعْمَلُونَ (74) أَفَتَطْمَعُونَ أَنْ يُؤْمِنُوا لَكُمْ وَقَدْ كَانَ فَرِيقٌ مِنْهُمْ يَسْمَعُونَ كَلَامَ اللَّهِ ثُمَّ يُحَرِّفُونَهُ مِنْ بَعْدِ مَا عَقَلُوهُ وَهُمْ يَعْلَمُونَ (75) وَإِذَا لَقُوا الَّذِينَ آمَنُوا قَالُوا آمَنَّا وَإِذَا خَلَا بَعْضُهُمْ إِلَى بَعْضٍ قَالُوا أَتُحَدِّثُونَهُمْ بِمَا فَتَحَ اللَّهُ عَلَيْكُمْ لِيُحَاجُّوكُمْ بِهِ عِنْدَ رَبِّكُمْ أَفَلَا تَعْقِلُونَ [البقرة: 74 – 76]

  1. Kemudian setelah itu hatimu menjadi keras seperti batu, bahkan lebih keras lagi. Padahal diantara batu-batu itu sungguh ada yang mengalir sungai-sungai dari padanya dan diantaranya sungguh ada yang terbelah lalu keluarlah mata air dari padanya dan diantaranya sungguh ada yang meluncur jatuh, karena takut kepada Allah. Dan Allah sekali-sekali tidak lengah dari apa yang kamu kerjakan
  2. Apakah kamu masih mengharapkan mereka akan percaya kepadamu, padahal segolongan dari mereka mendengar firman Allah, lalu mereka mengubahnya setelah mereka memahaminya, sedang mereka mengetahui?
  3. Dan apabila mereka berjumpa dengan orang-orang yang beriman, mereka berkata: “Kamipun telah beriman,” tetapi apabila mereka berada sesama mereka saja, lalu mereka berkata: “Apakah kamu menceritakan kepada mereka (orang-orang mukmin) apa yang telah diterangkan Allah kepadamu, supaya dengan demikian mereka dapat mengalahkan hujjahmu di hadapan Tuhanmu; tidakkah kamu mengerti? [Al Baqarah,74-76]

***

Sangat Menjengkelkan

Menghadapi orang yang hatinya lebih keras dari batu, bila dia hanya diam pun telah menjengkelkan. Apalagi pinter ngeles, maka akan lebih menjengkelkan. Dan akan menjadi puncak kekhawatiran bagi Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam bila dia punya dua posisi sekaligus: yaitu pemimpin yang menyesatkan dan munafik yang pandai bicara.

Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

« إِنَّمَا أَخَافُ عَلَى أُمَّتِى الأَئِمَّةَ الْمُضِلِّينَ ».

Sesungguhnya yang aku takuti (bahayanya) atas umatku hanyalah imam-imam/ pemimpin-pemimpin yang menyesatkan.” (HR Ahmad, rijalnya tsiqot –terpercaya menurut Al-Haitsami, juga dikeluarkan oleh Abu Daud, Ad-Darimi, dan At-Tirmidzi, ia berkata: Hadits Shahih. Al-Albani dalam As-Silsilah As-Shahihah berkata, isnadnya shahih atas syarat Muslim).

Di samping kekhawatiran Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam terhadap seburuk-buruk para pemimpin yakni al-aimmah almudhillin, para pemimpin yang menyesatkan, masih pula Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam khawatir pula terhadap orang-orang yang tidak kalah burukya. Sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam:

إِنَّ أَخْوَفَ مَا أَخَافُ عَلَى هَذِهِ الْأُمَّةِ كُلُّ مُنَافِقٍ عَلِيمِ اللِّسَانِ

“Sesungguhnya yang paling aku takuti dari ummatku adalah setiap orang munafiq yang pandai bersilat lidah.” (HR Ahmad dan Ibnu Bathah dalam Al-Ibanah, shahih sanadnya menurut Al-Albani dalam Silisilah Shahihah nomor 1013).

Sosok berhati keras lebih dari batu itu ketika bergabung atau didukung oleh munafik-munafik yang pandai bicara, maka bencana besar bagi Umat Islam. Oleh karena itu perlu mohon ampun kepada Allah Ta’ala dan minta pertolonganNya dengan sebenar-benar mendekatkan diri kepadaNya. Karena kemungkinan terjadinya keadaan yang sangat menjengkelkan semacam itu justru dari kelalaian Umat Islam pula.

Bisa ditengok, misalnya ketika diingatkan tentang bahaya aqidah: Ada Pemurtadan di IAIN (maksudnya perguruan tinggi Islam se-Indonesia), Umat Islam banyak yang tidak ambil peduli. Diingatkan, awas bahaya Islam Liberal, banyak Umat Islam tidak perduli pula. Awas bahaya syiah, Ahmadiyah dan lain-lain, banyak umat Islam yang tidak menggubris, bahkan sebagian justru membelanya dengan berbagai cara.

Saatnya yang tepat untuk bertaubat dan memperbaiki aqidah keimanan dengan sebenar-benarnya, agar Allah Ta’ala memberikan pertolongan sebaik-baiknya.

(nahimunkar.com)

(Dibaca 1.299 kali, 1 untuk hari ini)