Andi Arief – Foto: LensaIndonesia


Tempat ibadah seperti masjid, gereja, wihara harus menjadi tempat untuk menjelaskan tindakan yang melawan kemanusiaan seperti penggusuran maupun melawan kezaliman.

“Penggusuran perbuatan melawan kemanusiaan harus dijelaskan di mesjid, di gereja, di kampung-kampung. Karena media saat ini penggusuran itu mulia,” kata staf khusus Era Presiden SBY, Andi Arief di akun Twitter-nya @AndiArief_AA.

Kata Andi Arief, mesjid, gereja dan rumah ibadah bagian dari masyarakat. “Karenanya persoalan-persoalan kemasyarakatan harus dijelakan juga di sana, jangan tutup mata,” jelas Andi Arief.

“Masjid, gereja dan rumah ibadah itu bukan semata tempat eksklusif berdoa, itu pandangan jadul,” pungkas Andi Arief.

Kata Andi Arief, pemikiran kuno yang mengatakan, tempat ibadah hanya untuk berdoa saja. “Mesjid, gereja dan rumah ibadah itu bukan semata tempat eksklusif berdoa, itu pandangan jadul,” pungkas Andi Arief.

Sumber: suaranasional.com/18/09/2016

(nahimunkar.com)

(Dibaca 758 kali, 1 untuk hari ini)