• Berita ‘Rakyat Palestina doakan Jokowi jadi Presiden’ itu ternyata advertorial yang mengutip sumber HOAX setelah dibantah Kantor Berita Antara
  •  Setelah di cek ternyata itu hoax. Advertorial dagangan politik kubu Jokowi rupanya mengeksploitasi isu Palestina untuk dagangan politik.

Natijahnya (kesimpulannya), Sudah Dikenal Banyak Bohongnya, Kini Jokowi Didukung Iklan Bersumber Berita Hoax Pula. Antara yang diusung dan pengusungnya sudah ketahuan seperti itu.

Ada semacam pepatah bahwa burung-burung itu berkumpul sesamanya. Gagak ya hanya berkumpul dengan gagak. Sedang burung dara ya hanya berkumpul dengan burung dara.

Inilah beritanya.

***

Selasa, 25 Sya’ban 1435 H / 24 Juni 2014 06:21 wib

Jokowi Eksploitasi ‘Kemerdekaan Palestina’ Demi Kemenangan PDIP Pembela Syiah Ini

JAKARTA (voa-islam.com) –Sebelumnya Diberitakan Merdeka.com dalam bentuk Advertorial pada tanggal 23 Juni 2014 berjudul ‘Rakyat Palestina doakan Jokowi jadi Presiden’, ternyata advertorial itu mengutip sumber HOAX setelah di bantah Kantor Berita Antara

Kemarin (22/6), rakyat Palestina di Ramalah secara khusus mendoakan Jokowi. “Kami selalu berharap dukungan dari para pemimpin bangsa ini untuk pembebasan Palestina, seperti yang ditunjukkan oleh proklamator Indonesia Bung Karno,” lanjut dia.

Berita ‘Rakyat Palestina doakan Jokowi jadi Presiden’ itu ternyata advertorial yang mengutip sumber HOAX setelah di bantah Kantor Berita Antara

Di mata Fariz, Jokowi merupakan sosok yang sederhana, jujur, merakyat yang tidak ada bedanya dengan rakyat Indonesia lainnya. Menurut Faris, justru disitulah kelebihannya “the secret of leaders”  yang menjadi kelebihan Jokowi. Karena itulah Fariz mendoakan agar Jokowi bisa menjadi presiden Indonesia.

“Dia sama seperti saya, seperti kalian. Negeri ini dapat menghasilkan 250 juta pemimpin, bukan hanya satu. Kalian menyayanginya karena dia mirip kalian, seperti semua orang, bukan karena dia berbeda. Perbedaannya adalah dia tidak berbeda dengan orang lain,” jelas Fariz.

Seperti diberitakan, ketika tampil dalam debat capres ketiga dengan tema politik internasional dan ketahanan nasional, Jokowi menegaskan sikapnya akan mendukung kemerdekaan Palestina dan mendukung penuh agar bangsa jajahan Israel tersebut menjadi anggota penuh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Setelah di cek ternyata itu hoax. Advertorial dagangan politik kubu Jokowi rupanya mengeksploitasi isu Palestina untuk dagangan politik

Ini Bantahan Kantor Berita ANTARA.

Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) Antara tidak pernah menyiarkan berita berjudul “Rakyat Palestina Doakan Jokowi” meskipun sempat tayang melalui portal daerah Antaranews Biro Sulawesi Selatan “www.antara-sulawesiselatan.com”.

Pemimpin Redaksi LKBN Antara Akhmad Kusaeni di Jakarta, Senin, mengatakan portal www.antara-sulawesiselatan.com diretas (spoofing) orang yang mengunggah sebuah berita seolah-olah mengutip siaran pers dari Duta Besar Palestina untuk Indonesia Fariz N. Mehdawi.

“Spoofing” adalah penggunaan akses tidak sah kepada sistem portal Antaranews Biro Sulawesi Selatan.

Astagfirullah! Setelah di cek ternyata itu hoax dan menggunakan iklan Advertorial untuk dagangan politik dan mengeksploitasi isu Palestina sebagai lip service politik partai PDIP yang notabene pembela syiah ini. [antaranews/jabir] (voa-islam.com)

***

Di Hacked, Ini Bantahan Antara Yang Tak Beritakan ‘Rakyat Palestina doakan Jokowi’

JAKARTA (voa-islam.com) – Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) Antara tidak pernah menyiarkan berita berjudul “Rakyat Palestina Doakan Jokowi” meskipun sempat tayang melalui portal daerah Antaranews Biro Sulawesi Selatan “www.antara-sulawesiselatan.com”.

Pemimpin Redaksi LKBN Antara Akhmad Kusaeni di Jakarta, Senin, mengatakan portal www.antara-sulawesiselatan.com diretas (spoofing) orang yang mengunggah sebuah berita seolah-olah mengutip siaran pers dari Duta Besar Palestina untuk Indonesia Fariz N. Mehdawi.

“Spoofing” adalah penggunaan akses tidak sah kepada sistem portal Antaranews Biro Sulawesi Selatan.

Dalam siaran pers itu Dubes Fariz seolah-olah menyatakan bahwa rakyat Palestina sangat menyayangi calon presiden Joko Widodo (Jokowi) dan mendoakan keberhasilannya memenangkan Pemilu Presiden 9 Juli 2014. Hal tersebut disampaikan Fariz bertepatan dengan ulang tahun Jokowi pada 21 Juni 2014.

“Wartawan LKBN Antara tidak pernah membuat berita berjudul itu, tidak pernah menyiarkannya, dan tidak pernah mewawancarai Dubes Palestina,” katanya.

Menurut Kusaeni, pihaknya sudah melacak jejak berita tersebut dan memastikan ada pihak-pihak tertentu di luar LKBN Antara yang membuat dan menyiarkannya secara ilegal.

“Sekali lagi, kami menyatakan tidak pernah membuat dan menyiarkan berita tersebut. Kepada pihak-pihak yang dirugikan terkait berita ilegal tersebut kami menyampaikan maaf sebesar-besarnya,” katanya.

Ia mengaku sudah memberikan klarifikasi atas berita tersebut dan meminta maaf langsung kepada Dubes Palestina Fariz N Mehdawi.

“Kami juga mengimbau mitra media massa dan pengguna media sosial untuk tidak menyebarkan berita ilegal tersebut untuk kebaikan negara sahabat Indonesia, Palestina dan pihak-pihak terkait lainnya,” kata Akhmad Kusaeni.

Sebelumnya Diberitakan Merdeka.com dalam Bentuk Advertorial pada tanggal 23 Juni 2014.

“Rakyat Palestina doakan Jokowi jadi Presiden”

Kemarin (22/6), rakyat Palestina di Ramalah secara khusus mendoakan Jokowi. “Kami selalu berharap dukungan dari para pemimpin bangsa ini untuk pembebasan Palestina, seperti yang ditunjukkan oleh proklamator Indonesia Bung Karno,” lanjut dia.

Di mata Fariz, Jokowi merupakan sosok yang sederhana, jujur, merakyat yang tidak ada bedanya dengan rakyat Indonesia lainnya. Menurut Faris, justru disitulah kelebihannya “the secret of leaders” yang menjadi kelebihan Jokowi. Karena itulah Fariz mendoakan agar Jokowi bisa menjadi presiden Indonesia.

Setelah di cek ternyata itu hoax. Advertorial dagangan politik kubu Jokowi rupanya mengeksploitasi isu Palestina untuk dagangan politik

Setelah di cek ternyata itu hoax. Advertorial dagangan politik kubu Jokowi rupanya mengeksploitasi isu Palestina untuk dagangan politik partai PDIP yang notabene pembela syiah ini, innalillah. Ayo Tobat!

 [antaranews/jabir] voaislam.com, Selasa, 25 Sya’ban 1435 H / 24 Juni 2014 06:32 wib

(nahimunkar.com)

(Dibaca 893 kali, 1 untuk hari ini)