Inilah Indonesia…

Beritanya ini:

***

Korban Kecelakaan Xenia Diminta Rp.7,5 Juta

JAKARTA— Sudah jatuh ketimpa tangga pula. Kisah tragis korban kecelakaan berdarah Xenia, menyisakan pemandangan lirih yang tak berprikemanusiaan setelah korban diminta Rp7,5 juta, jika ingin jenazah dapat dimandikan dan di bawa pulang ke Jepara.

keluarga korban menyampaikan keberatan. Pasalnya, tiap korban meninggal diminta biaya sebesar Rp.7,5 juta untuk biaya pengurusan dan pemulangan jenazah hingga ke tempat asal. Enny Salim (37), salah seorang teman korban menilai hal itu di luar batas nurani manusia. “Ini tidak manusiawi,”katanya kepada wartawan di RSCM, Jakarta Pusat.

Bila, pihak rumahsakit tidak juga terketuk hati nuraninya, lembaga zakat siap membantu. Salah satunya ialah Al-Azhar Peduli Umat (APU). General Manager Program dan Rumah Gemilang Indonesia, Dwi Kartikaningsih, mengatakan meskipun pihaknya fokus pada pelayanan dhuafa, tetapi tak menutup peluang membantu pihak yang membutuhkan, meskipun tetap disesuaikan dengan kemampuan lembaga tersebut. “Jangankan kecelekaan, orang  kecopetan saja akan kita bantu,”katanya kepada Republika di Jakarta, Ahad (22/1)

Ia mengatakan APU memiliki satu unit mobil ambulan dan dua unit pengurusan jenazah. Bila diperlukan, maka pihaknya akan mengkoordinasikan dengan unit-unit ambulan yang dimiliki oleh sekolah-sekolah AlAzhar. Jumlahnya mencapai puluhan. “Kalau layanan kita  biasanya kita koordinasi sama sekolah2 Al-Azhar,”katanya.

Redaktur: Hafidz Muftisany

Reporter: Nashih Nashrullah Minggu, 22 Januari 2012 21:28 WIB REPUBLIKA.CO.ID,

Foto jakartapress

***

Beginilah Xenia Maut Menabrak 12 Pejalan Kaki

JAKARTA — Seorang saksi mata yang selamat dari peristiwa tabrakan maut mobil Daihatsu Xenia B 2479 XI, di Jalan MI Ridwan Rais, Gambir, Jakarta Pusat, Ahad (22/1) siang, Suwarto (54 tahun), menjelaskan kronologis kecelakaan maut tersebut. Menurutnya, mobil yang dikemudikan Afriani Susanti (29 tahun) melaju sangat kencang sebelum peristiwa kelam terjadi.

Mobil yang ngebut itu akhirnya hilang kendali dan menabrak delapan orang pejalan kaki hingga tewas. “Mobil itu sangat kencang, bukan ngebut lagi, dan sempat zig-zag begitu,” kata Suwarto di kantor Unit Kecelakaan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya.

Suwarto menerangkan, mobil Xenia datang dari arah Gambir ke selatan menuju Patung Tugu Tani. Ketika mendekati Tugu Tani, mobil itu seketika oleng. Saat itulah kemudian mobil itu menabrak para pejalan kaki yang sedang berjalan beriringan di trotoar.

Pertama, sebutnya, mobil itu menyambar tiga orang, kemudian sekelompok lagi, terus sekelompok orang lagi. “Sampai akhirnya menabrak lagi halte yang ada anak, ibu-ibu, dan remaja. Semuanya. Baru pulang dari Monas,” jelas Suwarto.

Suwarto menegaskan bahwa para pejalan kaki tersebut tidak sedang dalam posisi menyebrang, tapi berada di trotoar. Karena ngebut, imbuhnya, mobil setelah menabrak halte, tidak langsung berhenti, malah meringsek masuk ke halaman kantor Kementerian Perdagangan.

“Saat masuk ke kantor kementerian, mobil itu membuat dua orang lagi terpental. Setelah itu berhenti.” “Ada seorang anak kecil yang terseret di bawah badan mobil,” lanjut Suwarto.

Redaktur: Dewi Mardiani

Reporter: Erik Purnama Putra Minggu, 22 Januari 2012 22:17 WIB REPUBLIKA.CO.ID,

***

Dua Hari Kronologi Kecelakaan Xenia Maut

TEMPO.CO – 11 jam yang lalu

TEMPO.COJakarta:- Sabtu malam lalu adalah malam yang panjang bagi Afriani Susanti, 29 tahun. Dia dugem ke banyak tempat sebelum akhirnya menabrak belasan orang di Jalan M. Ridwan Rais, Gambir, Jakarta Pusat.

Polisi tidak menemukan jejak rem di aspal. Tabung minyak rem, master dan booster rem, kanvas rem, pedal rem, serta cakram rem, semua juga ditemukan masih berfungsi baik.

Kecelakaan maut itu diduga kuat terjadi karena pengaruh alkohol dan narkotik pada diri si pengemudi. “Konsentrasi jadi kacau, timbul halusinasi,” kata Dadang Hawari, profesor di bidang psikiater, menjelaskan dampak alkohol dan narkotik ketika berkendara. Inilah Rute Afriani Susanti dan kawan-kawannya malam itu.

Sabtu 21 Januari

Pukul 20.00

Afriani Susanti, bersama Deny Mulyana, Adistira Putri Grani, serta Arisendi, menghadiri pesta ulang tahun di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat

Pukul 22.00

Afriani dan gengnya ini bergeser ke sebuah kafe di Kemang, Jakarta Selatan. Di sini mereka minum minuman keras, termasuk wiski.

Minggu, 22 Januari

Pukul 02.00

Geng ini pindah tempat nongkrong ke sebuah diskotek di Jalan Hayam Wuruk, Jakarta Barat. Di sini mereka sebelumnya patungan membeli dua butir ekstasi. Polisi sempat menyebutkan hasil tes urine mereka positif mengandung sabu-sabu.

Pukul 11.00

– Mobil Daihatsu Xenia bernomor polisi B-2479-XI, yang dikendarai Afriani, melaju di Jalan Ridwan Rais, Gambir, Jakarta Pusat.

– Afriani mengaku merasa ada masalah pada rem. Mobil melaju 70 km per jam. Dia banting setir ke kiri.

– Mobil menabrak trotoar, terbang menabrak 4 orang pertama.

– Mobil terus melaju menghantam 4 orang kedua.

– Mobil menabrak 4 orang ketiga dan 1 orang terakhir.

– Mobil berhenti setelah menghajar halte dan menghantam tembok kantor Kementerian Perdagangan.

– 9 pejalan kaki tewas, Afriani dan tiga temannya di mobil tidak mengalami luka.

Korban tewas:

1. Moch Hudzaifah al-Ujay, 16 tahun, di tempat

2. Firmansyah (21), di tempat

3. Suyatmi (51), di tempat

4. Yusuf Sigit (16), di tempat

5. Ari (2,5), di tempat

6. Nanik Riyanti (25), di tempat

7. Fifit Alfia Fitriasih (18), di tempat

8. Wawan (17), di tempat

9. Akbar (22), di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat Gatot Subroto

Korban luka berat:

1. Siti Mukaromah (30)

2. Keny (8)

3. Indra (11)

Korban luka ringan:

1. Teguh Hadi Purnomo (30)

BERBAGAI SUMBER

Berita Terkait

Video Tabrakan Maut Xenia Beredar di Internet

Foto Pengemudi Xenia Berpesta Panen Kecaman

Sosok Pengemudi Xenia Maut di Mata Temannya

Foto Pengemudia Xenia Sedang Pesta Sabu Beredar

Sopir Xenia Maut dan Kawannya Positif Memakai Sabu

Ibu Pengemudi ‘Xenia Maut’ Masih Sangat Terpukul  

 

http://id.berita.yahoo.com/dua-hari-kronologi-kecelakaan-xenia-maut-204806587.html

***

(nahimunkar.com)

(Dibaca 710 kali, 1 untuk hari ini)