ino

LEBIH dari 110.000 orang tewas dalam konflik di Suriah sejak Maret 2011, seorang pengawas hak asasi manusia mengatakan hari Ahad ini (1/9/2013), beberapa hari setelah serangan senjata kimia di Ghouta pinggiran Damaskus yang mengejutkan dunia.

Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia mengatakan korban sejak awal revolusi yang sudah berlangsung selama 29-bulan sekarang berada di angka 110.371 orang, dengan setidaknya 40.146 warga sipil tewas termasuk hampir 4.000 perempuan dan lebih dari 5.800 anak.

Kelompok pengawas, yang bergantung pada jaringan aktivis, dokter dan pengacara di lapangan seluruh Suriah, mengatakan 21.850 pejuang anti Assad juga tewas.

Di sisi rezim, kelompok ini melaporkan kematian sedikitnya 27.654 tentara, 17.824 milisi pro-rezim dan 171 anggota Syiah Lebanon, Hizbullah, yang telah mengirim pejuang mereka untuk berperang bersama tentara Suriah.

Kelompok ini menghitung ada 2.726 orang tak dikenal yang tewas dalam pertempuran di seluruh Suriah sampai 31 Agustus kemarin.

Angka-angka adalah bukti meningkatnya kekerasan di negara yang telah porak-poranda oleh perang yang awalnya dimulai dengan demonstrasi damai menuntut perubahan rezim.[fq/islampos/afp]

(nahimunkar.com)

(Dibaca 133 kali, 1 untuk hari ini)