Sudirman Said (foto: metrojateng.com)


SEMARANG – Tim pemenangan pasangan calon gubernur Jawa Tengah bernomor urut 2, Sudirman Said dan Ida Fauziyah memilih merahasiakan taktik pemenangan Pilgub melawan petahana Ganjar Pranowo. Sekretaris DPD Gerindra Jawa Tengah, Sriyanto Saputro menyatakan pihaknya tetap menutup rapat pola-pola strategi pemenangan Sudirman-Ida yang dilakukan selama ini.

Ia mengaku saat ini sedang sibuk terjun ke daerah-daerah untuk bersinergi dengan para relawan untuk menggodok program-program yang akan ditawarkan sesuai kehendak masyarakat setempat.

“Tentunya kami berupaya keras agar tingkat kemiskinan yang tinggi di Jateng dapat ditekan. Kemudian fakta bahwa petani-petani yang semakin susah akibat program Kartu Tani akan dihapus. Kami akan menggalakan program Petani Mandiri. Itu lebih baik ketimbang pencitraan belaka,” tegasnya saat dikontak wartawan, Senin (26/3).

Ia pun mengapresiasi perolehan survei elektabilitas Sudirman-Ida mencapai 32 persen. Baginya pencapaian tersebut patut dihargai sebagai pelecut semangat untuk terus bergerak menembus akar rumput masyarakat Jawa Tengah.

“Ini pelecut bagi kita. Kalau SS (Sudirman Said) kalah populer dari Ganjar Pranowo ya wajar karena beliau kan petahana. Kami tidak mau menganggap remeh petahana. Tetapi, yang patut dicermati dari survei internal PDIP, berarti elektabilitas SS sekarang ada kenaikan 100 persen,” tuturnya.

Ia pun juga tidak masalah jika pola kampanye Sudirman-Ida yang dianggap ecek-ecek oleh elite politik PDIP. Ia justru mencermati bila dari survei PDIP sendiri, elektabilitas Ganjar Pranowo cenderung menurun. “Elektabilitas petahana ada penurunan jika sesuai survei yang disampaikan PDIP kemarin,” tegasnya.

Yang jelas, ia menyatakan pihaknya tetap optimistis mampu bekerja maksimal untuk memenangkan Sudirman-Ida.

Berdasarkan pengalamannya dalam memenangkan pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno di bursa Pilkada DKI Jakarta 2017 lalu, ia yakin hal serupa bakal terjadi di Jawa Tengah di tahun ini. “Kita punya pengalamam berharga dimana saat semua survei Pilkada DKI mengunggulkan Ahok, nyatanya Anies-Sandi yang diusung Gerindra bisa menang,” tukasnya. (far)

Oleh  Fariz Fardianto 26/03/2018

Sumber : metrojateng.com

(nahimunkar.org)

(Dibaca 568 kali, 1 untuk hari ini)