.

 

SOLO, Muslimdaily.net – Aspirasi warga masyarakat kota Surakarta (Solo) untuk menolak legalisasi minuman keras/beralkohol memperoleh dukungan dari Walikota Surakarta, FX. Hadi Rudyatmo, Jumat (28/02). Berikut ini isi surat pernyataan dukungan Walikota Surakarta untuk mewujudkan kota Solo bebas miras. [Abdul Khoir/mzf]

Surat Dukungan Walikota Surakarta
Untuk terwujudnya Masyarakat Solo Bebas Minuman Keras (Miras)/Minuman Beralkohol

Mencermati perkembangan aspirasi masyarakat Soloterkait dengan penolakan minuman keras/minuman beralkohol dan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Miras/Minuman Beralkohol di Surakarta, maka dengan ini Walikota Surakarta mendukung terwujudnya masyarakat Solo Bebas Minuman Keras/Minuman Beralkohol dan berkomitmen untuk membuat Perda Pelarangan Miras/Anti Minuman beralkohol secepatnya.

Demikian surat dukungan ini kami buat sebagai bentuk tanggung jawab moral untuk mengamankan warga Solo dari segala dampak negatif baik dari sisi produksi, distribusi, maupun konsumsi Minuman Keras/Minuman Beralkohol.

Surakarta, 28 Februari 2014
Walikota Surakarta

FX. Hadi Rudyatmo

Diposting Jum’at, 28-02-2014 | 08:33:10 WIB/ SOLO, Muslimdaily.net

***

 

Walikota Dukung Kota Solo Bebas Miras

Diposting Jum’at, 28-02-2014 | 08:32:27 WIB

 

SOLO, Muslimdaily.net – Walikota Surakarta, FX. Hadi Rudyatmo, menyatakan dukungan untuk mewujudkan kota Solo bebas miras. Pernyataan dukungan ini ditulis dan ditandatangani Rudy saat menemui tokoh umat Islam di rumah dinas Loji Gandrung, Jumat pagi (28/02).

“Mencermati perkembangan aspirasi masyarakat Soloterkait dengan penolakan Minuman keras/minuman beralkohol dan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Miras/Minuman Beralkohol di Surakarta, maka dengan ini Walikota Surakarta mendukung terwujudnya masyarakat Solo Bebas Minuman Keras/Minuman Beralkohol dan berkomitmen untuk membuat Perda Pelarangan Miras/Anti Minuman beralkohol secepatnya,” tandas FX Hadi Rudyatmo dalam pernyataan yang ditandatangani pada Jumat pagi (28/2).

Laporan reporter Muslimdaily.net di lapangan menyatakan, pernyataan Walikota ditandatangani setelah ditemui sejumlah tokoh umat Islam Surakarta.

Sebagai diketahui, semula pemerintah kota Solo bersama DPRD Solo dilaporkan tengah membahas RAPERDA tentang miras atau minuman beralkohol. RAPERDA tersebut disinyalir akan melegalkan tiga jenis miras.

Ketiga jenis miras itu meliputi miras golongan A, B, dan C. Miras golongan A memiliki kandungan alkohol kurang dari 5%. Miras golongan B memiliki kandungan alkohol 5%-20%. Sedangkan miras golongan C memiliki kadar alkohol di atas 20%. Raperda pengaturan minuman beralkohol masih dibahas oleh panitia khusus (pansus) hingga kini.

Sontak, pembahasan Raperda itu langsung ditentang warga masyarakat kota Solo. Sejumlah ormas Islam secara massif langsung menggelar aksi damai menuntut dilarangnya Miras. Mereka juga mendesak DPRD Surakarta untuk tidak menyetujui RAPERDA Pelegalan Miras itu. [Abdul Khoir/mzf]

(nahimunkar.com)

(Dibaca 1.253 kali, 1 untuk hari ini)