• Sebab pelaksanaan Miss World (aslinya kontes bikini) jelas bertentangan dengan Dasar Negara Ketuhanan Allah Yang Esa karena Allah Yang Maha Kuasa, Tuhan Allah Yang Esa telah melarang wanita membuka aurat mereka kepada publik (QS. An Nuur: 31).

polisi

Jakarta (SI Online) – Forum Umat Islam melalui Sekretaris Jendralnya KH. Muhammad al Khaththath pada Jum’at (30/8/2013) menyampaikan surat terbuka yang ditujukan kepada Kapolri, Jenderal Timur Pradopo untuk segera mencabut izin penyelenggaraan Miss World. Berikut isi lengkap surat terbukanya :

Yth. Bapak Kapolri Jenderal Timur Pradopo
di Jakarta


Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarokatuh

Sehubungan dengan surat izin yang telah diberikan Mabes Polri kepada Panitia Miss World, maka atas nama umat Islam Indonesia kami meminta kepada Bapak Kapolri untuk meninjau kembali surat izin tersebut.

Sebab pelaksanaan Miss World (aslinya kontes bikini) jelas bertentangan dengan Dasar Negara Ketuhanan Allah Yang Esa karena Allah Yang Maha Kuasa, Tuhan Allah Yang Esa telah melarang wanita membuka aurat mereka kepada publik (QS. An Nuur 31).

Penyelenggaraan Miss World juga bertentangan dengan Fatwa MUI nomor 287 tahun 2001 yang merekomendasikan kepada pemerintah untuk tidak memberi izin acara pamer aurat seperti itu.

Mantan Menteri pendidikan dan kebudayaan Daoed Yoesoef juga menilai acara kontes ratu-ratuan semacam Miss World adalah penipuan untuk raup keuntungan bisnis yang mengeksploitasi kecantikan perempuan dan kesampingkan etika.

Di zaman orde baru Presiden Suharto melarang panitia kirim putri Indonesia untuk ikut kontes ratu dunia dengan kalimat pendek: “Itu bukan budaya bangsa kita!”

Dengan berbagai pertimbangan di atas serta menjaga nama baik Kapolri dan Presiden SBY, harap bapak cabut izin Miss World di NKRI.

Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarokatuh

Sekretaris Jenderal Forum Umat Islam (FUI)

Muhammad al Khaththath

Jumat, 30/08/2013 14:48:24 | syaiful falah/ si online

(nahimunkar.com)

 

(Dibaca 316 kali, 1 untuk hari ini)