Ilustrasi/zarmiislam.blogspot.co.id


“Lafadz LaiIaha ilallah dan Sakaratul Maut”

Survei ini disampaikan dalam sebuah ceramah yg diisi bukan penceramah kondang dan mahal… tapi oleh ustadz Komarudin pensiunan pegawai RS Islam Jakarta bagian kerohanian

Salah satu kegiatan yg menjadi tanggung jawab beliau adalah membimbing seseorang untuk mengucapkan kalimat ,,,LA ILAHA ILLALLAH,,, di saat sdg sakaratul maut

Beliau melakukan survey / riset kecil2an yg hasilnya sbb

Dari 1000 orang yg sdg mengalami sakaratul maut Hanya 7 % saja yg mampu mengucapkan Kalimat ,,,LA ILAHA ILLALLAH,,, selebihnya tidak mampu atau hanya 70 orang dari 1000 orang yg mampu mengucapkan LA ILAHA ILLALLAH

Kemudian Ustadz Komarudin ini bertanya kepada pihak keluarga yg 70 orang meninggal itu.
Apa saja kegiatan sehari-hari almarhum/almarhumah ini. Ternyata jawaban dr pihak keluarga semua rata2 sama yaitu:

1. Almarhum/almarhumah ini selalu menjaga sholatnya

2. Selalu membaca Al Quran

3. Istiqomah dlm bersedekah, meskipun hanya Rp 5000 perhari

4. Tidak memakan harta dg cara yang batil

5. Tidak memutus tali silahturahmi dg siapapun

Kesimpulan Survey :

Ternyata Perkara mengucapkan kalimat LA ILAHA ILLALLAH di saat Sakaratul maut bukanlah perkara yg mudah, sangat sedikit orang yang mampu melakukannya

Semoga survey ini bermanfaat & kita termasuk ke dlm orang-orang yang mendapatkan husnul khotimah…

Aamiin yaa rabbal’alamiin…

Via FB Abu Mujahid

(nahimunkar.com)

(Dibaca 5.635 kali, 1 untuk hari ini)