Letjen (Purn) Suryo Prabowo


POSMETRO INFO – Saat ini, rakyat Indonesia, khususnya warga ibu kota Jakarta sedang “berperang” melawan rezim pencitraan dan Gubernur DKI Jakarta yang diktator dan sewenang-wenang.

Penegasan itu disampaikan mantan Kepala Staf Umum (KASUM) TNI Letjen (purn) Suryo Prabowo di akun Facebook.

“Di DKI Jakarta kita sedang perang melawan korupsi dan kesewenang-wenangan gubernur yang bertindak sebagai diktaktor menggusur rakyat miskin,” tulis Suryo Prabowo.

 Prabowo juga menegaskan, rakyat Indonesia juga sedang melawan kebohongan dan pencitraan. “Di Indonesia kita sedang perang melawan kebohongan, pencitraan dan narkoba,” tegas Prabowo.

 Menurut Suryo Prabowo, berperang tidak harus dengan menggunakan senjata atau kontak fisik. “Perang juga bisa diartikan dengan keinginan yang kuat untuk memperbaiki kehidupan berbangsa dan bernegara. Oleh sebab itu kita harus sadar bahwa Indonesia dalam keadaan perang,” jelas mantan Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad) ini.

 Terkait hal itu, rakyat dihadapkan pada dua pilihan. Yakni, hanya sebagai penonton atau aktif “berperang”.

 “Tetapi kalau cuma pingin jadi penonton bersama anak/cucunya sambil menikmati kenyamanan hidup, ya silakan. Kita berhak menuliskan sejarah (his story) atas apa yang kita lakukan, dan yang tidak kita lakukan bagi Bangsa dan Negara Indonesia,” pungkas Prabowo. [intelijen]

Sumber: pos-metro.com/25 April 2016

(nahimunkar.com)

(Dibaca 4.538 kali, 1 untuk hari ini)