Foto madeintunisia.com.tn


Kita adalah para pengikut setan dalam urusan di balik celana (ajaran Mut’ah)

Ini video suara penyair Iraq Ahmad Nu’aimi

“نحن شعب لا يستحي
السنا من بايع الحسين ثم خنّاه؟
ألم تكن قلوبنا معه وبسيوفنا ذبحناه؟
ألم نبكي الحسن بعد أن سممناه؟
ألسنا من والى على وفي صلاته طعناه؟
ألسنا من عاهد عمر ثم غدرناه؟
ألم ندعي حبه، وفي الصلاة لعّناه؟
قسمًا نحن شعب لا يستحي
نحن قطاع الطرق وخونة الدار
نهدر دم المسلم ونهجم على الجار
نعتمر عمائم بيضاء وسوداء وما تحتهما عار
والله نحن شعب لا يستحي
نحن جيش القادسية وجيش القدس وجيش ام المعارك وجيش المهدي
ونحن أيضًا أتباع الأعور الدجال
نحن خدم الحسينيات والجوامع والمساجد والكنائس والملاهي والبارات
ونحن أيضًا أتباع الشيطان تحت السروال
نحن شعب لا يستحي
قاتلنا إيران مع صدام
وحاربنا مع إيران ضد صدام
بربكم هل رأيتم كهذا الحجم من الإنفصام
نحن شعب لا يستحي
مبروك…. عراقنا أكبر حديقة حيوان بشرية

حكومتها إيرانية تحكم قطعانًا عراقية”

*ختصار رابط الخبر من صحيفة الوئام الكترونية :
weam.co/376732

“Kita Memang Bangsa yang Tak Punya Malu

Bukankah kita yang membaiat Al Husain, lalu kita pula yang mengkhianatinya?
Bukankah hati kita bersamanya, lalu mengapa pedang-pedang kita pula yang membunuhnya?
Bukankah kita yang menangisi Al Hasan setelah kita meracuninya?
Bukankah kita yang mengangkat Ali menjadi khalifah? Lalu kita pula yang menusuknya dalam shalatnya!
Bukankah kita yang mengikat janji dengan Umar? Kita pula yang mengkhianatinya!
Bukankah kita mengaku cinta padanya? Tetapi kita laknat pula ia dalam shalat kita

Sungguh..! kita memang bangsa yang tak punya malu
Kita adalah para perampok dan pengkhianat di rumah sendiri
Kita tumpahkan darah muslim lalu kita tuduhkan pada tetangga
Kita kenakan sorban hitam dan putih Tetapi isinya tidak lebih dari sesuatu yang memalukan

Demi Allah, kita memang bangsa yang tak punya malu.
Kita mengaku sebagai tentara Qadisiah dan Al-Quds, tentara Ummul Ma’rik dan Al Mahdi yang ditunggu
Tetapi kita juga adalah para pengikut Dajjal si mata satu
Kita ada para pelayan husainiyat, jawami’, masjid dan gereja.
Tetapi kita juga pelayan night club dan bar
Kita adalah para pengikut setan dalam urusan di balik celana (ajaran Mut’ah)

Kita, memang bangsa yang tak punya malu
Kita perangi Iran bersama Saddam
Lalu bersama Iran kita habisi Saddam

Demi Allah, pernahkah kalian menyaksikan paradok semacam ini?

Kita, memang bangsa yang tak punya malu

Selamat… Irak, kini adalah kebun binatang terbesar sedunia
Pemiliknya Iran dan binatang-binatangnya adalah Irak.

(kutipan dari portalpiyungan.com/ (nugarislurus.com) Juma t, 01 Januari 2016)

Penyair Irak yang memblejeti syiah dengan bait-baitnya itu dikhabarkan diekskusi menjelang akhir Desember 2015 lalu. Beritanya ramai. Hanya saja ada hal yang dipersoalkan, gambarnya ( foto orang akan digantung yang menghiasi berita tentang digantungnya penyair Irak yang memblejeti syiah ini).  Konon fotonya yang dipasang itu kejadian lain 4 tahun lalu. Jadi bukan penyair ini.

Adapun tentang dibunuhnya penyair ini, kini banyak beredar berita dihiasi video pembacaan syair yang memblejeti syiah. Dibunuhnya penyair itu disebutkan, penyebabnya adalah syair ‘nahnu sya’bun laa yastahyi’ (kita bangsa yang tak punya malu).

Benar diekskusi atau tidak, yang jelas bai-bait syair yang memblejeti syiah itu ramai beredar. Ada yang dihiasi dengan gambar-gambar hingga menjadi video klip segala.

إعدام الشاعر العراقي أحمد النعيمي صاحب قصيدة “نحن شعب لا يستحي” بالرافعة على الطريقة الفارسية:

(nahimunkar.com)