.

 

 

Pagi ini kami mendengarkan kabar gembira yang sangat melegakan jiwa dan menghibur hati kami, kesimpulan berita itu bahwasanya pemerintah Malaysia –semoga Allah senantiasa melimpahkan taufiq kepadanya- telah mengeluarkan keputusan yang sangat berani.

Sebuah keputusan yang  menunjukkan besarnya perhatian pemerintah Malaysia dalam menjaga agama rakyatnya serta memelihara persatuan dan kesatuan mereka, dengan mengumumkan secara resmi pengkafiran Syiah dan memutus seluruh bentuk hubungan kerjasama dengan iran dimana Pemerintah Malaysia melarang penduduknya melakukan perjalanan dan kunjungan ke Iran serta membatalkan seluruh MoU di bidang pendidikan terhadap seluruh dosen dan tenaga pengajar Syiah, lalu mendeportasinya ke negara mereka masing-masing sesegera mungkin. Bahkan dengan tidak mempertimbangkan kondisi dan keadaan apapun.

Sesungguhnya orang-orang yang mentauhidkan Allah dengan ikhlas serta mengetahui hakikat bahaya Syiah Rafidhah, memahami kekejian niat mereka, serta bahaya konspirasi buruk mereka terhadap setiap komunitas masyarakat yang mereka susupi dan setiap negara yang mereka pijak sebagaimana dalam firman Allah

وَيَسْعَوْنَ فِي الْأَرْضِ فَسَادًا

 (yang artinya): “Dan mereka mengupayakan kerusakan di muka bumi.”

Tentu saja mendukung sikap keimanan dan keputusan jantan pemerintah Malaysia di atas, yang sejatinya hal itu akan memelihara keamanan negeri dan keimanan rakyatnya sendiri.

Terima kasih banyak wahai Malaysia, semoga Allah ‘Azza wa Jalla menjaga negeri kalian dan membimbing langkah kaki pemimpin kalian.

Kami memohon kepada Allah ‘Azza wa Jalla semoga Malaysia dapat menjadi icon yang diteladani oleh pemerintah negera-negara Muslim lainnya dan semoga Allah ‘Azza wa Jalla memberikan bimbingan taufik kepada kita semua ke arah yang diridhai-Nya.

Surat ini ditulis oleh:

Asy-Syeikh Abu Abdillah Azhar Saniqrah al-Jazairy

Musyrif ‘Aam Muntadayaat al-Tashfiyyah wa al-Tarbiyyah al-Salafiyyah

Diterjemah oleh Ustadz Fadlan Akbar, Lc., Dosen STIBA Makassar

SABTU, MARET 01, 2014  LPPI MAKASSAR/ lppimakassar.com

(naimunkar.com)

(Dibaca 1.515 kali, 1 untuk hari ini)