SYIAH Indonesia yang mengaku Ahlul Bait Indonesia ternyata Rafidhah karena mencela Abu Bakar dan Umar dengan meyakini dan mengatakan: Abu Bakar dan Umar dan para sahabat baik muhajirin dan anshar membekukan fungsi Imamah Imam Ali dan merampasnya! Maka Abu Bakar dan Umar bukanlah imam melainkan hanya Khalifah secara de facto! Dan Abu Bakar dan Umar bukan sahabat Nabi yang baik, bukan teladan yang baik”

Bukankah ini mencela Abu Bakar dan Umar?! Maka Benarlah Rasulullah -Shallahu alaihi wa salam- Baca buku “Ahlul Bait dan Sahabat, Hak dan Kewajiban.”

 

حَدَّثَنَا أَبُو سَعِيدٍ الْأَشَجُّ، حَدَّثَنَا ابْنُ إِدْرِيسَ، عَنْ أَبِي الْجَحَّافِ دَاوُدَ بْنِ أَبِي عَوْفٍ، عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ عَمْرٍو الْهَاشِمِيِّ، عَنْ زَيْنَبَ بِنْتِ عَلِيٍّ، عَنْ فَاطِمَةَ بِنْتِ مُحَمَّدٍ، قَالَتْ: نَظَرَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِلَى عَلِيٍّ فَقَالَ: «هَذَا فِي الْجَنَّةِ، وَإِنَّ مِنْ شِيعَتِهِ قَوْمًا يَعْلَمُونَ الْإِسْلَامَ، ثُمَّ يَرْفُضُونَهُ، لَهُمْ نَبَزٌ يُسَمَّوْنَ الرَّافِضَةَ مَنْ لَقِيَهُمْ فَلْيَقْتُلْهُمْ فَإِنَّهُمْ مُشْرِكُونَ» مسند أبي يعلى الموصلي (12 / 116): 6749 –  [حكم حسين سليم أسد] : إسناده صحيح

 

Nabi -Shalallahu alaihi wa salam- melihat kepada Ali -Radiallahuanhu- lalu berkata: “Ini (maksudnya adalah Ali) ada di surga, dan diantara syiahnya ada satu kaum yang mengerti islam kemudian menolaknya, mereka memiliki tanda disebut rafidhah, barang siapa bertemu mereka maka bunuhlah (diriwayat lain perangilah) sesungguhnya mereka itu musyrik.”

Husain Salim Asad menghukuminya: sanadnya shahih. Abu Ya’la, Bazzar, Thabrani meriwayatkan sabda Nabi -Shalallahu alaihi wa salam-:

كُنْتُ عندَ النَّبيِّ صلَّى اللهُ عليه وسلَّم وعندَه عليٌّ فقال النَّبيُّ صلَّى اللهُ عليه وسلَّم يا عليُّ سيكونُ في أمَّتي قومٌ ينتَحِلونَ حبَّ أهلِ البيتِ لهم نَبْزٌ يُسمَّونَ الرَّافضةَ قاتِلُوهم فإنَّهم مشرِكونَ

الراوي: عبدالله بن عباس المحدث: الهيثمي – المصدر: مجمع الزوائد – الصفحة أو الرقم:10/25
خلاصة حكم المحدث: إسناده حسن‏‏ (Dorar.net/hadith)

 

Aku (Abdullah bin Abbas) dulu di sisi Nabi shallalahu ‘alaihi wa sallam dan di sisinya ada Ali, maka beliau berkata: “Wahai Ali akan ada dalam umatku kaum yang madzhabnya adalah “cinta ahlul bait” mereka memiliki tanda (gelar) mereka disebut Rafidhah, perangilah mereka karena mereka musyrik.” (al-Haitsami berkata: Thabrani berkata: dan sanadnya hasan. Al-Sunnah karya ibnu Abi Ashim dicetak bersama Zhilal al-Jannah, takhrij Syaikh al-Albani, 2/476)

Abdullah bin Imam Ahmad berkata: saya Tanya ayah saya: siapakah Rafidhah?: beliau berkata: yaitu orang-orang yang mencela atau mencaci Abu Bakar dan Umar.” (al-Sunnah, Abdullah bin Ahmad, 1273)

Sekali lagi, SYIAH Indonesia yang mengaku Ahlul Bait Indonesia ternyata Rafidhah karena mencela Abu Bakar dan Umar dengan meyakini dan mengatakan: Abu Bakar dan Umar dan para sahabat baik muhajirin dan anshar membekukan fungsi Imamah Imam Ali dan merampasnya! Maka Abu Bakar dan Umar bukanlah imam melainkan hanya Khalifah secara de facto! Dan Abu Bakar dan Umar bukan sahabat Nabi yang baik, bukan teladan yang baik” Bukankah ini mencela Abu Bakar dan Umar?! Maka Benarlah Rasulullah -Shallahu alaihi wa salam- Baca buku “Ahlul Bait dan Sahabat, Hak dan Kewajiban”.

Sangat disayangkan, mentri agama yang baru, di era pemerintahan Bapak Jokowi ini, yaitu Bapak Lukman Hakim Saifuddin ternyata justru mendukung proyek syiah untuk menyebarkan faham sesat Syiah, salah satu proyek syiah yang paling baru dan menonjol adalah peluncuran buka “Syiah Menurut Syiah” terbitan ABI (Ahlulbait Indonesia).

Isi buku “Syiah menurut Syiah”, sangat vulgar dan kasar terhadap para sahabat Nabi -Shalalahu alaihi wa salam-, terhadap para ulama ahli hadits, terhadap Majelis Ulama Indonesia dan para ulama Ahlussunnah khususnya Ibnu Taimiyyah dan Muhammad bin Abdul Wahhab dan yang dianggap pengikutnya. Namun sangat disayangkan buku syiah tersebut mendapatkan dukungan penuh (dengan kata pengantar) dari menteri agama RI yang baru, Bapak Lukman Hakim Saifuddin.( Gensyiah.com).

Pembela kesatan itu pernah diulas di nahimunkar.com: Memalukan! Pulang Haji Langsung Bela Ulil Pentolan Liberal Sesat https://www.nahimunkar.org/memalukan-pulang-haji-langsung-bela-ulil-pentolan-liberal-sesat/ 

Tidak takutkah dengan ancaman hadits Nabi shllalahu ‘alihi wa sallam tersebut di atas wahai orang-orang sesat dan pendukungnya?

Hidup satu kali saja untuk menyelisihi Rasulullah shallalahu ‘alaihi wa sallam. Betapa mengerikannya ancaman dari Allah ini:

وَمَنْ يُشَاقِقِ الرَّسُولَ مِنْ بَعْدِ مَا تَبَيَّنَ لَهُ الْهُدَى وَيَتَّبِعْ غَيْرَ سَبِيلِ الْمُؤْمِنِينَ نُوَلِّهِ مَا تَوَلَّى وَنُصْلِهِ جَهَنَّمَ وَسَاءَتْ مَصِيرًا (١١٥)

Dan barangsiapa yang menentang Rasul sesudah jelas kebenaran baginya, dan mengikuti jalan yang bukan jalan orang-orang mukmin, Kami biarkan ia leluasa terhadap kesesatan yang telah dikuasainya itu[348] dan Kami masukkan ia ke dalam Jahannam, dan Jahannam itu seburuk-buruk tempat kembali. (QS An-Nisaa’: 115)

[348] Allah biarkan mereka bergelimang dalam kesesatan.

(nahimunkar.com)

(Dibaca 2.359 kali, 1 untuk hari ini)