Pernah dengar Syaikh Muhammad Nawawi al-Jawi al-Bantani? Beliau salah satu ulama kelahiran Nusantara, yang memiliki banyak karya di beragam disiplin ilmu syariah. Di antaranya adalah kitab Maraah Labiid, suatu karya agung di bidang Tafsir.

Kitab tersebut tergolong kelas menengah. Artinya, akan sulit sekali bagi pemula terutama untuk ukuran anak ngaji zaman sekarang. Melainkan jika Allah mudahkan, semua akan mudah. Tafsir beliau ini dari segi kuantitas, sepantaran Anwar at-Tanzil atau dikenal sebagai Tafsir al-Baidhawy. Dari segi kualitas, tentu beda. Dari segi pamoritas, tentu kelasnya beda.

Sehakekatnya, Tafsir al-Jawi ini adalah ringkasan dari fawaid yang beliau serap dari beberapa kitab tafsir, yaitu:

– Al-Futuuhat al-Ilaahiyyah, karya al-Jamal asy-Syafi’i, yang merupakan kitab syarh terhadap Tafsir al-Jalalain. Kitab ini unik, tapi keunikannya tak hendak saya jabarkan di sini. Takut status ini tak kelar sementara adzan Maghrib sebentar lagi berkumandang.

– Mafaatiih al-Ghaib atau at-Tafsiir al-Kabiir atau Tafsiir ar-Raazy, karya Fakhruddin ar-Razy. Kitab ini juga unik dan luar biasa. Namun saya tak hendak jabarkannya kini.

– Tanwiir al-Miqbaas Tafsir Ibnu Abbas, karya Fairuz Abady. Isinya kalam Ibnu Abbas. Oleh karena itu, Tafsir beliau sangat banyak mencatut kalam Ibnu Abbas, karena banyak mengambil dari kitab ini.

– Tafsiir Abu as-Sa’uud.

Ala kulli hal, ini adalah salah satu karya ulama kita, sesepuh zaman dahulu. Orang tua kami membeli kitab ini dua jilid jadul pada tahun 1407, yakni 30 tahun lalu, bertepatan dengan 1987.

Semoga syuruhat dan dirasat terhadap kitab ini dilestarikan di nusantara. Sebagai syukur kita kepada Allah, juga kemudian takzhim kita kepada ulama.

Hasan Al-Jaizy Al-Jaizy

(nahimunkar.com)

(Dibaca 8.655 kali, 5 untuk hari ini)