Tahlilan Memang Bid’ah Munkarah

  • Persoalannya, ada Pendekar Aswaja yang ‘pakai tapi... ‘

 

Bismillah

Mau dibolak-balik, plintir perkataan Ibnu Taimiyah dan lainnya tetap sajaTAHLILAN atau KENDURI KEMATIAN itu adalah perkara BID’AH (dalam I’anatuth tholibin dikatakan bid’ah munkaroh), bukan SUNNAH

Jadi jangan paksa TAHLILAN itu menjadi SUNNAH, karena bisa termasuk berdusta atas nama Nabi Shalallahu alaihi wasallam, kalo dianggap BID’AH HASANAH itu masih mending (meskipun bid’ah hasanah ini perlu diluruskan)

Karena dalam sejarahnya ritual TAHLILAN itu berasal dari nenek moyang yang beragama HINDU, kemudian oleh para penyebar islam waktu itu kebiasaan ini tidak dihilangkan namun di akulturasi dengan unsur-unsur keislaman. Sama seperti RUWATAN, TUJUH BULANAN, KUBUR ARI-ARI BAYI, SLAMETAN, SESAJEN LAUT, SESAJEN GUNUNG DLL

Andi Marwan

KISAH PARA PENYEBAR AGAMA

1tciSp6o jnlSsloreamdgud  · 

Budhi Suseno


4 jam  · 

(nahimunkar.org)

 

 

(Dibaca 753 kali, 1 untuk hari ini)