Sabtu 26 Muharram 1435 / 30 November 2013 09:30


DUA orang lelaki ditangkap di Arab Saudi karena menawarkan pelukan gratis untuk orang-orang yang lewat di ibukota Riyadh.

Polisi agama Saudi menahan dua lelaki ini karena melakukan praktik erotis dan mengganggu ketertiban umum .

Gerakan pelukan gratis yang dilakukan dua orang pria ini—menurut pelakunya, bertujuan untuk “mencerahkan ” kehidupan masyarakat dengan menawarkan pelukan kepada orang asing .

Bandr al – Swed, memposting sebuah video dirinya yang menawarkan pelukan kepada orang asing laki-laki di YouTube. Videonya dilihat hampir 1,5 juta orang.

“Setelah melihat Kampanye Pelukan Gratis di berbagai negara, saya memutuskan untuk melakukannya di negara saya sendiri,” kata Swed kepadaal-Arabiya. “Saya menyukai ide itu dan berpikir bisa membawa kebahagiaan ke Arab Saudi.”

Swed dan rekannya menawarkan pelukan gratis itu sambil membawa sebuah plakat.

Mereka kemudian ditangkap oleh polisi kerajaan, yang meempunyai tugas menerapkan hukum syariah secara ketat.

Kedua lelaki ini kemudian diminta untuk menandatangani perjanjian bahwa mereka tidak akan melakukan hal ini lagi. [sa/islampos/bbcnews]

 (nahimunkar.com)

(Dibaca 1.240 kali, 1 untuk hari ini)