Bupati Kerinci, Adi Rozal secara tegas menolak kehadiran Indomaret dan Alfamart. Ia tidak akan pernah memberikan izin pendirian dua waralaba tersebut selama menjabat sebagai Bupati Kerinci.

Menurut Adi Rozal, apa yang Ia lakukan saat Ini sama halnya dengan yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Padang, Sumatera Barat.

“Selama saya menjabat sebagai Bupati Kerinci, saya tidak akan memberikan izin untuk waralaba Indomaret dan Alfamart di Kabupaten Kerinci,” ujarnya saat meresmikan bangunan gedung pasar tradisional Bedeng VIII Kayu Aro Barat.

Mantan Wakil Walikota Padang Panjang, Sumatera Barat itu beralasan, Ia lebih mengutamakan pasar tradisional yang modern dan mempertahankan ekonomi kerakyatan yang sekarang semakin tumbuh ditengah-tengah masyarakat Kerinci.

Dengan ekonomi kerakyatakan yang terus mengalami perkembangan, Kabupaten Kerinci memiliki pertumbuhan ekonomi yang tinggi dibandingkan pertumbuhan ekonomi secara nasional. Berdasarkan data statistik, pertumbuhan ekonomi Kabupaten Kerinci mencapai 6,4 persen.

“Kita tetap mempertahankan dan mengembangkan pasar tradisional yang modern. Keberadaan pasar tradisional dapat menjaga kestabilan harga dan bisa tawar menawar,” terangnya. (*)

Sumber: jurnaljambi.co

(nahimunkar.org)

(Dibaca 4.644 kali, 1 untuk hari ini)