Tengku Zul Semprot Menag Yaqut. Nah!

  • Ustadz Tengku: Siap-siap saja ke depan, Menteri Agama bukan dari orang Islam
  • Tengku Zulkarnain Sentil Menag Yaqut: Tidak Usah Merasa Gerah…

Silakan simak berita ini.

***

Ustadz Tengku: Siap-siap saja ke depan, Menteri Agama bukan dari orang Islam

 

Sejak awal Yaqut Cholil Qoumas menjabat Menteri Agama, santer digaungkan Kementerian Agama adalah untuk semua agama, menteri agama adalah menteri untuk semua agama.

 

Hal ini kemudian ditanggapi Ustadz Tengku Zulkarnain.

 

“Ada yang betekad mau menjadikan Menteri Kementerian Agama sebagai Menteri semua Agama…?

Kalau begitu siap siap saja dan jangan protes jika ke depan Menteri Agama bukan dari orang Islam…

Ingat, ya ucapan mu. Jangan plin plan nanti ke depan… Catat Besar Besar…!” kata Ustadz Tengku di akun twitternya @ustadtengkuzul, Sabtu (16/1/2021).

 

Dalam sejarah berdirinya, menjelang dan masa awal kemerdekaan menunjukkan bahwa pembentukan Kementerian Agama memerlukan perjuangan tersendiri. Dalam rapat besar (sidang) Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI), tanggal 11 Juli 1945 Mr. Muhammad Yamin mengusulkan perlu diadakannya kementerian yang istimewa, yaitu yang berhubungan dengan agama yakni Kementerian Islamiyah yang menurutnya memberi jaminan kepada umat Islam yang di tanah Indonesia dapat dilihat dan dirasakan artinya dengan kesungguhan hati. Pada 3 Januari 1946, akhirnya Departemen Agama berdiri. (Wikipedia)

Ada yang betekad mau menjadikan Menteri Kementerian Agama sebagai Menteri semua Agama…?
Kalau begitu siap siap saja dan jangan protes jika ke depan Menteri Agama bukan dari orang Islam…
Ingat, ya ucapan mu. Jangan plin plan nanti ke depan…
Catat Besar Besar…!

— tengkuzulkarnain (@ustadtengkuzul) January 16, 2021

[PORTAL-ISLAM.ID] Sabtu, 16 Januari 2021 KABAR UMAT

***

Tengku Zulkarnain Sentil Menag Yaqut: Tidak Usah Merasa Gerah…

 

Foto Tengku Zulkarnain (kiri) dan Yaqut Cholil Qoumas (kanan). Tengku Zulkarnain Sentil Menag Yaqut.

 

BENTENGSUMBAR.COM – Mantan Wakil Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI) Tengku Zulkarnain menyentil Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas. Menurutnya, dari dulu Kementerian Agama memang lebih banyak mengurus urusan umat Islam.

 

Ia pun mencontohkan, sekolah yang diurus oleh Kementerian Agama hanya Sekolah Islam dari Ibtidaiyah sampai Perguruan Tinggi.

 

Demikian juga soal nikah, talak, rujuk, warisan hanya untuk umat Islam. Termasuk Ibadah ke tanah suci juga tidak ada Agama lain.

 

Jgn terlalu semangat pak Menteri Agama. Anda bilang Kementerian Agama milik semua Agama? Kenyataannya? Sekolah yg diurus hanya Sekolah Islam dari Ibtidaiyah sampai Perguruan Tinggi. Nikah, Talak, Rujuk, warisan hanya utk Islam. Ibadah ke tanah suci juga tdk ada Agama lain.

Sadar?” tulis Ustad Tengku Zulkarnain melalui akun twitternya @ustadtengkuzul, seperti dikutip BentengSumbar.com, Kamis, 7 Januari 2021.

 

Ulama asal Sumatera Utara itu menegaskan, Kementerian Agama juga hanya mengurus ziarah umroh dan haji bagi umat Islam. Giliran umat lain mau ke Betlehem, India, China dan lain-lain, tidak diurus Kementerian Agama.

 

2).Kementerian Agama juga hanya mengurus ziarah umroh dan haji bagi umat Islam. Giliran umat lain mau ke Betlehem, India, China dll tidak diurus Kementerian Agama. Jadi tidak usah merasa gerah jika Kementerian Agama lebih banyak mengurusi hal tentang umat Islam, dr dulu begitu,” katanya.

 

Bahkan, katanya lagi, sejak zaman Belanda umat Islam dalam urusan nikah, talak, rujuk, diurus Jawatan Agama Islam. Sementara itu, agama lain diurus di Dinas Catatan Sipil dan Pengadilan Negeri.

 

3). Sejak zaman Belanda umat Islam dlm hal nikah, talak, rujuk, diurus Jawatan Agama Islam. Agama lain diurus di Dinas Catatan Sipil dan Pengadilan Negeri. Masalahnya apa Agama selain Islam mau pindah semua urusan ke Kementerian Agama? Semangat perlu tapi baca Sejarah dan aturan,” pungkasnya.

 

Menurut Tengku Zul, wajar saja Kementerian Agama mengurus urusan Umat Islam. Hal itu berdasarkan faktor sejarah dan jumah umat Islam di Indonesia.

 

4). Kementerian Agama dalam perjalanannya ikut mengurusi Agama selain Islam. Dan ada Dirjen Agam selain Islam di Kemenag. Meskipun secara kenyataan urusan Agama Islam lebih banyak. Wajar saja dari faktor Sejarah dan jumlah jiwa. Islam 230 juta jiwa. 5 Agama lain hanya 37 juta,” tegasnya.

 

(by)

BENTENGSUMBAR.COM, Kamis, 07 Januari 2021

 

(nahimunkar.org)

(Dibaca 759 kali, 1 untuk hari ini)