Tensi Ketakutan Meningkat Setelah Dikabarkan Virus Mematikan dari China Komunis Mulai Memasuki Bali

 


Daily Mail

Coronavirus baru adalah virus yang menyebabkan gejala seperti pilek termasuk pilek, sakit kepala, batuk, sakit tenggorokan dan demam, belum pernah terlihat sebelumnya dan belum disebutkan namanya. 

Tensi ketakutan akan wabah penyakit mematikan asal China memasuki wilayah Indonesia diawali di Bali mulai meningkat dan memicu kekhawatiran.

Kekhawatiran juga menjalar sampai ke Australia karena setidaknya wabah ini sudah ditemukan di belahan dunia lainnya yang dekat dengan China seperti Jepang, Thailand, Filipina.

Dikhawatirkan Virus Corona mulai memasuki Indonesia, yang dimulai di Bali.

Indonesia dinilai rawan karena banyaknya tenaga kerja asal Cina yang membanjiri sejumlah wilayah di Indonesia, belakangan ini.

Selain itu, wabah mematikan itu juga bisa berasal dari orang yang pergi ke China atau berasal dari China yang memasuki Indonesia termasuk turis karena Bali adalah tujuan turis utama dari dunia termasuk China.

Sebagaimana diungkapkan oleh Daily Mail, yang dikutip Warta Kota, Sabtu (18/1/2020), mencuat pertanyaan lebih lanjut.

Apakah Bali selanjutnya?

Ketakutan akan wabah misterius dan mematikan yang berasal dari virus Cina bisa menyebar lebih jauh, yang tampak dari saat Indonesia mulai menyaring wisatawan di bandara di Bali.

Tidak semua wilayah dilakukan penyaringan serupa, sehingga bisa jadi wabah itu memang sudah menjangkiti sejumlah kawasan meski belum disadari.

Pemerintah Indonesia telah mulai menyaring turis di tengah virus mematikan Cina.

Ada kekhawatiran, virus itu bisa melanda Bali setelah kasus kedua dilaporkan ditemukan di Thailand.

Dua pria berusia 60-an meninggal di Cina karena virus misterius terkait SARS.

Pihak berwenang Indonesia telah mulai menyaring turis yang memasuki bandara mereka karena virus corona Cina yang mematikan, setelah wabah dilaporkan memasuki Thailand dan Jepang.

 

wartakota.tribunnews.com, Sabtu, 18 Januari 2020 11:56

 

(nahimunkar.org)

(Dibaca 1.036 kali, 1 untuk hari ini)