Serangan Prancis


BRUSSELS, muslimdaily.net – Fakta membuktikan bahwa tuduhan yang ditujukan kepada pengungsi Suriah selama ini adalah salah secara mutlak. Ahmad al Mohammad  nama pelaku yang selama ini dicurigai sebagai warga dari Idlib, Suriah dengan ditemukan pasport dengan Negara Suriah adalah pencuri pasport.

Seperti yang dilansir Republika pada Kamis (19/11), Sembilan tersangka pelaku serangan Paris yang diungkap aparat keamanan intelejen Perancis, membuktikan semua pelaku tidak ada yang berwarganegara Suriah. Lima pelaku teror Paris tinggal di Belgia dan warga negara Perancis, tiga pelaku warga negara Belgia satu diantaranya lahir di Maroko, sedang seorang pelaku lagi adalah sang pencuri pasport.

Rumor yang mengatakan pelaku teror Paris dilakukan imigran Suriah muncul ketika sebuah paspor imigran Suriah bernama Ahmed al Muhamed 25 tahun ditemukan di lokasi kejadian Stade de France. Paspot tersebut pun terbukti disalahgunakan pencurinya.

Rumor dan tuduhan selam ini sungguh telah merugikan muslim seluruh dunia terkhusus pengungsi dan warga Suriah. Pasca tuduhan itu menyebar, dunia mulai mengutuk tindakan pengungsi suriah, bahkan sebagian tenda pengungsi Suriah di Eropa dibakar, beberpa Negara di Eropapun mulai menolak dan melarang imigran asal Suriah untuk masuk dan tinggal di Negara mereka.

Karena tuduhan itu juga beberapa Negara bagian AS pun sepakat menolak gelombang pengungsi yang direncanakan presiden Obama. Lebih menyedihkanya lagi calon prediden di Negara itupun menyarankan agar menutup sejumlah masjid yang tersebar di seluruh AS.

Dari sinilah klaim kesalahan dokumen berkembang menjadi rumor yng menakut-nakuti masyarakat Barat akan bahaya imigran Suriah. Hingga beberapa hari terakhir, negara Eropa tegas menutup kuota imigran, atas tududuhan mata-mata IS.

Kini dunia tahu siapa sebenarnya pelaku serangan Paris. Mereka adalah Abdelhamid Abaaoud usia 27 berkewarganegaraan Belgia, Salah Abdeslam usia 26 tahun asal Belgia, yang kini masih buron, Ibrahim Abdeslam, 31 tahun, saudara Salah Abdeslam, warga negara Prancis, Ismael Omar Mostefai, 29 tahun warga negara Prancis Samy Amimour, 28 tahun warga negara Prancis Bilal Hadfi 20 tahun warga negara Prancis tinggal di Belgia. Hamza Attou, usia 21 tahun warga negara Belgia, Mohammed Amri usia 27 tahun warga negara Belgia, dan seorang tersangka yang belum diketahui, ditemukan dengan membawa paspor curian atas nama Ahmad al-Mohammad warga Suriah.

Dari nama-nama ini tak satupun pelaku serangan yang memiliki identitas Suriah. Mereka semua merupakan warga Negara Eropa. [Muslim Cahyo]

Published On: Thu, Nov 19th, 2015

muslimdaily.net. Berita / Internasional | By Zulfikri

(nahimunkar.com)

(Dibaca 1.769 kali, 1 untuk hari ini)