« Itu perzinaan dan bisa dijerat sesuai Pasal 284 KUHP,” kata Awang Kapolres Jember.

Kapolsek Patrang AKP Mustamo yang terlibat perzinaan dengan seorang perempuan berinisial ES, akhirnya dicopot dari jabatannya. Kapolsek tersebut diketahui telah berbuat perzinaan dengan ES, istri warga Kelurahan Gebang, Kecamatan Kaliwates, Jember, pada 2011 lalu. Saat kejadian, suami ES menjadi tahanan di Bali karena tersangkut kasus pidana. Kasus perzinaan ini dilaporkan ke Polres Jember 2012.

Sayangnya, tidak ada kejelasan tindak lanjut kasus ini. Setelah ramai diberitakan di media massa, kasus ini masuk ke penyelidikan dan penyidikan pada 2013 ini. Kapolsek Patrang lantas menjalani pemeriksaan intensif oleh Propam Polda Jatim dan Polres Jember. Kapolres Jember AKBP Awang Joko Rumitro mengatakan, kasus tersebut bukan kasus perkosaan. “Memang terjadi hubungan suami istri, tapi itu bukan kasus perkosaan seperti yang dilaporkan. Itu perzinaan dan bisa dijerat sesuai Pasal 284 KUHP,” kata Awang. Menurut Awang, keduanya melakukan hubungan badan layaknya suami istri pada 2011 lalu. p juliatmoko_ http://www.koran-sindo.com/node/344283

***

عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا ، قَالَ : قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : إِذَا ظَهَرَ الزِّنَا وَالرِّبَا فِي قَرْيَةٍ ، فَقَدْ أَحَلُّوا بِأَنْفُسِهِمْ كِتَابَ اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ.

Dari Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhuma berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:Apabila zina dan riba telah nampak di suatu kampong maka sungguh mereka telah menghalalkan diri mereka ketetapan (adzab) Allah ‘Azza wa Jalla. (HR At-Thabrani, Al-Hakim dia berkata shahih sanadnya, dan Al-baihaqi, menuru Al-Albani dalam Shahih At-Targhib wat Tarhib 1859 adalah hasan lighairihi).

(nahimunkar.com)

(Dibaca 4.748 kali, 1 untuk hari ini)