Gerombolan pengeroyok Az-Zikra mungkir dalam persidangan ketika ditanya tentang kesyiahannya, namun justru terungkap oleh terdakwa lainnya. Hingga mereka yang mungkir tak berkutik lagi.

Inilah beritanya.

***

Ida Bagus Mengaku Tak Tahu Ajaran Syiah, Terdakwa Lain Membantah

Kamis 18 Rejab 1436 / 7 Mei 2015 20:07

Kelima pelaku utama penganiayaan jamaah Az-Zikra/Foto: Arrahmah.com

SIDANG kasus penyerangan jamaah Kompleks Az-Zikra kembali digelar di Pengadiran Negeri Cibinong, Bogor, Kamis (7/5/2015). Persidangan kali ini menghadirkan lima terdakwa yang juga pelaku utama, di antaranya Ibrahim, Ida Bagus, Haratitis, Samsuri dan Syarifudin.

Dalam persidangan kelima ini, para terdakwa mengaku ikut melancarkan pukulan terhadap Faisal Salim.

Menurut Hakim Ketua Joni SH, pengeroyokan terhadap Faisal Salim tidak mungkin terjadi tanpa ada pemicunya dan dilakukan banyak orang.

“Apa (pencabutan spanduk) harus ramai-ramai? Cukup 2-3 saja kan yangnurunin tidak usah ramai-ramai,” tanya tegas Hakim Ketua.

Hal menarik terjadi ketika Hakim Anggota bertanya apakah Ida Bagus mengetahui ajaran Syiah. Menjawab pertanyaan Hakim, Ida Bagus mengaku tak tahu menahu.

“Saya kira tidak ada bedanya (dengan Ahlus Sunnah Wal Jamaah),” jawab Ida.

Ketika pertanyaan senada dialamatkan kepada Syarifudin, terdakwa ini juga menjawab hal yang sama. “Gak tau yang mulia” jawabnya.

 

Namun, ketika Hakim memberikan waktu bagi Ibrahim untuk bersuara, dia justru membantah kesaksian Ida Bagus dan Syarifuddin.

“Saya mengikuti Mazhab Asy’ariyah Ahlussunah wal Jamaah, kalau dia Syiah,” ujarnya seraya menunjuk Ida Bagus dan ketiga terdakwa lainnya.

“Kalau bukan Syiah, ngapain copot spanduk (penolakan terhadap Syiah),” jelasnya.

Mendengarkan kesakiskan Ibrahim, Hakim Anggota memprotes keterangan Ida Bagus. “Lho tadi katanya saudara tidak tahu Syiah? Bagaimana?”

Tak ada respon dari Ida Bagus saat Hakim Anggota memprotes keterangannya. Pria asal Bali ini juga tak membantah keterangan yang disampaikan Ibrahim.

Sidang lanjutan terhadap para terdakwah rencananya akan digelarpada Senin (11/5/2015) di Pengadilan Negeri Cibinong. [tamam/Islampos]

(nahimunkar.com)

(Dibaca 1.874 kali, 1 untuk hari ini)