AntiLiberalNews – Alexandre Bissonnette (27 tahun), teroris kafir pelaku penembakan Masjid di Quebec Kanada yang mengakibatkan gugurnya 6 warga Muslim, telah ditangkap atas dakwaan pembunuhan berencana dan percobaan pembunuhan dengan senjata terlarang.

Montreal Gazzette melaporkan sebagaimana dilansir Liputan 6 bahwa sebelum melancarkan serangan teror tersebut, Bissonnette mem-posting fotonya di Facebook menggunakan kostum Grim Reaper. Akunnya itu kini tak lagi aktif.

Dalam media sosial itu ia didapati telah me-like laman Presiden rezim teroris Amerika Serikat (AS) Donald Trump dan pemimpin partai ekstremis sayap kanan Prancis ‘French National Front’, Marine Le Pen. Sang teroris kafir itu beberapa kali mem-posting kekagumannya terhadap Trump dan Le Pen.

Francois Deschamps, pejabat di grup advokasi Welcome to Refugee, mengatakan bahwa pemuda itu memiliki pandangan sayap kanan yang ekstrem.

“Dengan perih dan kemarahan, kami mempelajari identitas teroris Alexandre Bissonnette. Banyak para aktivis mengenalnya sebagai pengikut sayap kanan, pro Le Pen, anti-feminis di Laval University dan media sosial,” kata Deschamps.

Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau dan Premier Quebec Philippe Couillard mengakui bahwa serangan ini merupakan aksi terorisme. Kepada 1 juta Muslim yang tinggal di Kanada, Trudeau berkata, “kami akan bersama dengan Anda semua.”

“Hati 36 juta warga Kanada juga ikut hancur seperti yang Anda semua rasakan. Kami semua menghargai Anda,” lanjut Trudeau.

Red : Wijati

Sumber : antiliberalnews.net

(nahimunkar.com)

(Dibaca 122 kali, 1 untuk hari ini)