Foto sindikasiberita.com

.

Jakarta – Truk tangki B 9265 SEH yang mengangkut 24 Kiloliter premium milik PT Pertamina diduga tertabrak Commuter Line KA 1131 jurusan Serpong-Tanah Abang, lantaran lajunya tertahan sepeda motor di depannya yang terjebak macet saat melintasi pintu perlintasan Bintaro Permai, Pondok Betung, Pesanggrahan, Jakarta Selatan.

Juru Bicara Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Rikwanto, mengatakan kronologi kejadian berawal saat truk tangki melintas di pintu perlintasan kereta Bintaro Permai atau Pos 57 A.

“Sesampainya diperlintasan rel, tanda lonceng (sirine) berbunyi. Namun, kendaraan truk tangki tidak bisa melaju dikarenakan macet. Didepannya, ada sepeda motor,” ujar Rikwanto kepadaBeritasatu.com, Senin (9/12).

Dikatakan Rikwanto, saat truk tangki terjebak macet datang kereta dari arah barat dan menabrak bagian belakang kiri truk.

“Akibat tabrakan itu, truk terdorong sekitar 20 meter. Selanjutnya, kereta terguling ke kiri dan truk tangki terbakar hingga hangus,” ungkapnya.

Menurut Rikwanto, anggota yang mendapat laporan langsung menuju TKP dan mengevakuasi korban meninggal serta luka-luka.

“Korban luka langsung dibawa ke sejumlah rumah sakit untuk menjalani perawatan. Sementara, korban meninggal dibawa ke RS Polri Kramat Jati,” bilangnya.

Menurut Rikwanto, pasca kejadian, pihaknya mengamankan tujuh orang saksi untuk dimintai keterangan.

“Ada tujuh orang saksi dan langsung dilakukan pemeriksaan. Saksi terdiri dari satu penjaga palang pintu, pembantu penjaga palang pintu perlintasan, empat saksi yang melihat langsung di TKP, dan satu pengendara motor di depan truk tangki,” tandasnya.

Penulis: Bayu Marhaenjati/AF beritasatu.com Senin, 09 Desember 2013 | 19:19

***

Ngeri, Kereta Api dan Truk Tanki Tabrakan di Bintaro 

Nama dan alamat korban yang meninggal dunia

 Terjadi ledakan dan dentuman keras terdengar, bola api besar pun kelihatan membumbung akibat benturan keras antara Kereta listrik Commuterline dengan truk berisi bensin 24.000 liter tersebut. Truk tangki Liquefied Petroleum Gas (LPG) nekat menerobos palang pintu kereta api yang mestinya sudah ditutup. “Kecelakaan antara Kereta api dan Tangki LPG diperlintasan Bintaro,” jelas informasi dari TMC Polda Metro Jaya.

Sebagaimana dilansir TMC Polda Metro Jaya, peristiwa tersebut terjadi sekira 11.23 WIB di Jalur Pondok Ranji menuju arah Kebayoran. Korban kebanyakan kaum wanita karena posisi gerbong wanita ada di depan dekat lokomotif KA.

Berikut nama dan alamat korban meninggal dunia KA 1131 jurusan Serpong – Tanah Abang :
1.Masinis a.n Bp Darman Prasetyo, Alamat: Jl. Flores baru 4 Pondok Martoloyo, Tegal

2.Petugas pelayanan KRL, Sofyan Hadi (lahir 20 juni 1993), Alamat: Jl.RA.Kartini Gang mawar 3 rt 002 rw 02 no 41 Kel Margahayu Bekasi Timur

3.Asisten Masinis : Agus Suroto (24 tahun), Alamat: Desa sambong Blora rt 03 rw 01 , Sambong Blora

4.Penumpang: Rosa Kesauliya (73thn), Alamat: jln.camar 10 blok AJ 2 Bintaro Jaya Sektor 3

5.Pengguna Jasa a.n Yuni (16 tahun).

“PT KAI dan PT KCJ turut berduka cita atas seluruh korban yang meninggal dunia pada kecelakaan KA 1131,” kata
Corporate Commuter PT KAI Commuter Jabodetabek, Eva Chairunisa.

Selain ada korban yang diperkirakan tewas, tabrakan maut tersebut menyebabkan sopir dan kernet truk tangki, Chosimin (40) dan Mujiono (44), mengalami luka bakar parah dan dilarikan ke RS Pusat Pertamina, Jakarta Selatan. Korban lainnya yang juga dirujuk ke rumah sakit ini, di antaranya, Slamet (54), penumpang di gerbong empat yang mengalami luka serius. Dua lainnya ialah, Aineke Yolanda (39) dan Iska Andini (37).

Berikut nama korban luka dan beberapa korban jiwa dalam kecelakaan maut kereta api maut di kawasan Bintaro yang berada di RS Dr Suyoto, Jakarta Selatan. Untuk korban meninggal dunia belum dapat diidentifikasi. “Namun yang pasti satu orang perempuan dan satu laki-laki,” ungkap perawat RS DR Suyoto.

Berikut nama korban yang ada di RS Suyoto :1. Titi Nurbaiti (57)2. Ucu (26)3. Aslinda (32)4. Salvin (29)5. Arina (21)6. Dewi Sartika (23)7. Reni (23)8. Ratna Agustina (24)9. Sri Endayani (62) rujuk ke RS Premier Bintaro 10. Sri Hardina (66) rujuk ke RS Premier Bintaro.11. Trully Handarini (59) rujuk ke RS Premier Bintaro 12. Arina (21) 13. Mariani (60) rujuk ke RS Premier Bintaro 14. Linda 15. Sri Hartinah (66) 16. Talita (6) 17. Renita 18. Jumirah 19. Reni (31) 20. Leni Dayu (26) 21. Tika Juliani (35) 22. Mefiera (21) 23. Darno 24. Ms x mengalami luka berat tangan kanan dan di rujuk ke RS Fatmawati 25. Rachmad Arifandi (29) 26. Hastuti (27).

27. Yulian S (60) 28. Lilis Setyawati (42).29. Ms x, lika sekucur tubuh di bawa ke RS Fatmawati.30. Mr x (masinis) korban meninggal dunia di ruang Jenazah 31. Rosa korban meninggal dunia di ruang jenazah.32. Jimlah (31)33. Dwi Prayetni (27)34. Pupo Negoro35. Nurmila36. Putri Lestari37. Amelia (14)38. Dinda Irmawati (21)39. Dinda Irawati (21)40. Mursani (48) 41. Enny Rustini (26).

42. Nani Nurhasanah (48)43. Nurhayati44. Nani45. Sugiarti (43)46. Ratna Ria Kamal (33)47. Sri Rahayu (39)48. Lina (41)49. Duhifa (32)50. Edvi (25)51. Cahya (39)52. Eka (25)53. Satinah (65)54. Aruh Haryati (45)55. M. Apoh (43)56. Eni Rustin (34)57. M Mursai (48).58. Sadar (40)59. Yoseph di bawa ke RS BSD Serpong.Rata-rata mereka mengalami luka bakar dan lebam. (*)/  edisinews.com Senin, 09 Desember 2013 – 17:09 WIB

(nahimunkar.com)

(Dibaca 973 kali, 1 untuk hari ini)