Tes Wawasan Kebangsaan Berubah Menjadi ‘Terorisme terhadap Keyakinan Umat Islam’, Membenturkan Al-Quran dan Pancasila

  • “BKN (Badan Kepegawaian Negara ) telah menginjak-injak amanat konstitusi
  • Niat BKN (Badan Kepegawaian Negara) untuk memerangi Radikalisme Beragama berubah menjadi Kebijakan Terorisme terhadap keyakinan umat beragama khususnya Umat Islam yang dikonfrontir untuk memilih Pancasila atau Al-Quran…
  • “BKN (Badan Kepegawaian Negara ) telah menginjak-injak amanat konstitusi Undang Undang Dasar kita pasal 29 ayat 1 dan 2 yang berbunyi negara menjamin setiap penduduk untuk memeluk agamanya masing-masing dan beribadat menurut agama dan kepercayaannya masing-masing,” lanjut Al Muzammil Yusuf.

     

Silakan simak ini.

***

Protes Keras PKS! Tes Wawasan Kebangsaan Berubah Menjadi “Terorisme Terhadap Keyakinan Umat Beragama” Khususnya Umat Islam, Membenturkan Al-Quran dan Pancasila


Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Al Muzammil Yusuf melontaran kritik keras terhadap Badan Kepegawaian Negara (BKN) atas polemik Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) KPK yang telah berubah menjadi kebijakan terorisme terhadap keyakinan umat beragama.

 

Salah satu contohnya, ungkap Muzammil, saat calon ASN dari KPK mendapat pertanyaan untuk melepas kerudung dan jilbab demi bangsa dan negara. Contoh lainnya saat calon ASN diminta untuk memilih antara Pancasila atau Al-Qur’an, dan tidak boleh memilih kedua-duanya.

 

“Niat BKN untuk memerangi Radikalisme Beragama berubah menjadi Kebijakan Terorisme terhadap keyakinan umat beragama khususnya Umat Islam yang dikonfrontir untuk memilih Pancasila atau Al-Quran, seakan-akan orang yang memilih Al-Quran dia tidak Pancasialis. Saya tidak bisa membayangkan Tes Wawasan Kebangsaan semacam ini kalau kita tolerir, kalau kita legalkan, akan seperti apa generasi bangsa kita kedepan,” kata Al Muzammil Yusuf saat rapat paripuna DPR RI, di Kompleks Senayan, Jakarta, Senin (31/5/2021). 

 

“BKN telah menciptakan bahaya yang lebih besar!” ungkap Al Muzammil Yusuf.

 

“BKN telah menginjak-injak amanat konstitusi Undang Undang Dasar kita pasal 29 ayat 1 dan 2 yang berbunyi negara menjamin setiap penduduk untuk memeluk agamanya masing-masing dan beribadat menurut agama dan kepercayaannya masing-masing,” lanjut Al Muzammil Yusuf.

 

SELENGKAPNYA VIDEO:

https://youtu.be/w_WOWy5SsxA

[PORTAL-ISLAM.ID] Selasa, 01 Juni 2021 BERITA NASIONAL

(nahimunkar.org)

(Dibaca 250 kali, 1 untuk hari ini)