Tiga manusia perusak Islam tampaknya kini sedang berlaga. Sehingga lembaga-lembaga yang seharusnay menjaga Islam bahkan menjaminnya pun karena dipegang oleh oknum perusak Islam, maka kini tampaknya justru mendapat banyak kecaman dari tokoh-tokoh Islam karena difungsikan secara sebaliknya.

Kalau dulu pepatah mengatakan “pagar makan tanaman”, boleh jadi kini menjadi “pagar menjual tanaman, bahkan tanaman di pagar itu sendiri pun dijual”.

Kalau tanaman itu berupa asset Negara, dikhawatirkan akan dijual. Kalau “tanaman” itu ibarat agama Islam, maka dijual dengan cara merusaknya sesuai keinginan orang-orang kafir atau anti Islam.  Bahkan sampai ada pejabat kementerian agama yang membujuk orang Islam, katanya tidak apa-apa pakai atribut-atribut Natalannya Orang Kristen, toh kalau hanya untuk bisnis tidak mengapa.

Coba kita simak pernyataan Umar bin Khatthab mengenai tiga manusia yang merusak Islam, ciri-cirinya Nampak jelas di zaman pemerintahan Jokowi sekarang ini. Padahal belum 100 hari, sudah tampak jelas.

Inilah perkataan Umar bin Khatthab.

Diriwayatkan dari Ziyad bin Hudair, ia berkata: Umar bin al-Khathab pernah berkata kepadaku,

هَلْ تَعْرِفُ مَا يَهْدِمُ الإِسْلاَمَ؟ قَالَ قُلْتُ : لاَ. قَالَ : يَهْدِمُهُ زَلَّةُ الْعَالِمِ وَجِدَالُ الْمُنَافِقِ بِالْكِتَابِ وَحُكْمُ الأَئِمَّةِ الْمُضِلِّينَ

“Tahukah engkau apa yang menghancurkan Islam?” Ia (Ziyad) berkata, aku menjawab, “Tidak tahu.” Umar berkata, “Yang menghancurkan Islam adalah penyimpangan orang berilmu, bantahan orang munafik terhadap Al-Qur’an, dan hukum (keputusan) para pemimpin yang menyesatkan.” (Riwayat Ad-Darimi, dan berkata Syaikh Husain Asad: isnadnya shahih)

(nahimunkar.com)

(Dibaca 17.235 kali, 1 untuk hari ini)