INILAHCOM, Jakarta – Tim pemenangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa menemukan adanya dugaan kecurangan dalam pelaksanaan Pilpres 2014. Salah satunya adalah maraknya pemilih siluman.

Ketua Tim Pemenangan Prabowo-Hatta DKI Jakarta, M Taufik mengatakan, kecurangan itu diketahui berdasarkan masuknya laporan dari sejumlah saksi di Tempat Pemungutan Suara (TPS).

“Ternyata Jakarta banyak pemilih siluman,” kata Raufik, Jakarta, Jumat (11/7/2014).

Menurutnya dugaan kecurangan itu ditemukan di Kecamatan Penjaringan, Tanjung Priok (Jakarta Utara) dan Pulogadung (Jakarta Timur). Kecurangan itu diduga dilakukan dengan cara mengerahkan massa yang disebar di sejumlah TPS.

“Orang dapat mencoblos tanpa prosedur yang benar tanpa menunjukkan KTP. Padahal domisilinya bukan di situ dan jumlahnya cukup signifikan,” tukasnya.

Seperti halnya di TPS 033 Kebon Bawang, Tanjung Priok terdapat 107 pemilih yang mencoblos tanpa menggunakan form A5, di TPS 031 Kapuk Muara sebanyak 126 pemilih, di TPS 035 Kapuk Muara sebanyak 192 pemilih dan TPS 052 sebanyak 338 pemilih yang menggunakan form A5.

Dari keseluruhan penemuan dugaan kecurangan itu pihaknya menjumlah sebanyak 4.805 pemilih dari 87 TPS di dua wilayah Jakarta Utara dan Jakarta Timur. Dan jumlah dugaan kecurangan itu diperkirakan akan terus bertambah.

“Ini akan bertambah terus, karena kita masih terus selidiki,” tegasnya. [mes]

(nahimunkar.com)

(Dibaca 2.170 kali, 1 untuk hari ini)